Pernah bingung barang yang mau dikirim sebaiknya langsung ke toko atau masuk ke gudang dulu?
Sekilas memang kelihatannya sederhana. Tinggal menentukan alamat, lalu barang dikirim. Tapi kalau barang yang dikirim cukup banyak, berkaitan dengan stok usaha, atau harus melewati beberapa proses sebelum digunakan, pilihan tempat tujuan bisa berpengaruh pada proses berikutnya.
Daripada barang sudah sampai tapi malah bingung mau ditaruh di mana, lebih baik tentukan dari awal.
Tentukan dulu barangnya akan digunakan di mana?
Sebelum mengatur pengiriman, coba lihat kembali kebutuhan barang tersebut.
Kalau barang memang sudah siap digunakan untuk mengisi toko, mengirimnya langsung ke lokasi toko bisa menjadi pilihan yang lebih praktis. Apalagi jika toko sudah memiliki tempat untuk menerima dan menyimpan barang yang datang.
Untuk pengiriman barang dalam jumlah cukup banyak, kamu juga bisa mempertimbangkan layanan pengiriman langsung sampai tujuan agar alur barang lebih mudah disesuaikan dengan kebutuhan di lokasi penerima.
Sementara itu, kalau barang masih akan disortir, disimpan, atau menunggu dikirim kembali ke beberapa lokasi, gudang mungkin lebih sesuai sebagai tempat tujuan.
Jadi, jangan hanya melihat jarak antara tempat pengiriman dan tujuan. Pikirkan juga apa yang akan dilakukan dengan barang tersebut setelah sampai.
Kalau dikirim ke gudang, pastikan tempatnya siap
Gudang bukan sekadar tempat untuk menaruh barang.
Sebelum barang berangkat, pastikan masih tersedia ruang untuk menerima kiriman. Jangan lupa juga memastikan ada orang yang mengetahui bahwa barang akan datang.
Kalau jumlah barang cukup banyak, pihak gudang sebaiknya sudah mendapatkan informasi sebelumnya. Dengan begitu, mereka bisa menyiapkan area penerimaan dan mengatur barang setelah sampai.
Jangan sampai barang sudah tiba sementara gudangnya belum siap menerima.
Kalau langsung ke toko, perhatikan waktu kedatangan
Mengirim barang langsung ke toko memang bisa terasa lebih praktis karena barang tidak perlu dipindahkan lagi dari gudang.
Tapi ada satu hal yang perlu diperhatikan: toko harus bisa menerima barang ketika kiriman datang.
Misalnya toko baru buka siang hari, sedangkan barang tiba pada pagi hari. Kondisi seperti ini sebaiknya sudah diperhitungkan sejak awal.
Pastikan orang yang berada di lokasi sudah mengetahui perkiraan kedatangan barang sehingga proses penerimaan tidak membingungkan.
Pastikan alamatnya benar-benar jelas
Baik dikirim ke gudang maupun langsung ke toko, alamat tujuan tetap harus diperiksa kembali.
Jangan hanya mencantumkan nama toko atau nama gedung. Kalau ada nomor unit, lantai, kawasan, patokan lokasi, atau informasi lain yang membantu menemukan tempat tersebut, sebaiknya ditulis dengan jelas.
Hal sederhana seperti ini cukup penting, terutama kalau lokasi tujuan berada di kawasan yang luas atau memiliki beberapa bangunan.
Semakin jelas informasi tujuan, semakin kecil kemungkinan terjadi kebingungan ketika barang akan diterima.
Siapa yang akan menerima barang?
Selain alamat, tentukan juga siapa yang bertanggung jawab menerima kiriman.
Kalau barang dikirim ke gudang, mungkin ada staf gudang yang memang bertugas menerima barang. Sedangkan kalau langsung ke toko, penerimanya bisa saja kepala toko atau karyawan yang sudah ditunjuk.
Sebaiknya informasi tersebut sudah diberikan sebelum barang diberangkatkan.
Jadi ketika barang tiba, tidak muncul lagi pertanyaan seperti, “Ini barang siapa?” atau “Barangnya harus ditaruh di mana?”
Jangan lupa pikirkan proses setelah barang sampai
Coba bayangkan apa yang akan terjadi setelah barang diterima.
Kalau barang dikirim ke gudang, apakah akan langsung digunakan atau masih menunggu proses berikutnya?
Kalau barang langsung dikirim ke toko, apakah tempat penyimpanannya sudah tersedia?
Hal-hal seperti ini penting dipikirkan karena pengiriman sebenarnya bukan hanya soal membuat barang sampai di alamat tujuan. Alur setelah barang diterima juga perlu diperhatikan.
Kalau barang masih harus dikirim kembali ke lokasi lain, misalnya dari gudang menuju beberapa toko, perencanaan dari awal bisa membantu supaya prosesnya tidak dilakukan secara terburu-buru.
Jadi, pilih gudang atau langsung ke toko?
Tidak ada satu pilihan yang selalu cocok untuk semua kondisi.
Semuanya kembali pada kebutuhan barang dan kondisi tempat penerima.
Kalau barang sudah siap digunakan dan toko bisa menerima, pengiriman langsung mungkin terasa lebih sederhana. Namun kalau barang masih perlu disimpan, diperiksa, disortir, atau dikumpulkan dengan barang lainnya, gudang bisa menjadi pilihan yang lebih sesuai.
Yang penting, tentukan tujuan sebelum barang diberangkatkan. Pastikan alamatnya jelas, penerimanya sudah mengetahui, dan tempat tujuan memang siap menerima barang.
Karena dalam pengiriman barang, menentukan alamat bukan satu-satunya hal yang perlu dipikirkan. Apa yang terjadi setelah barang sampai juga sama pentingnya. 📦
