Kalau dengar barang besar mau dikirim, biasanya yang langsung kepikiran adalah satu hal: “Beratnya berapa kilo?”
Padahal, ukuran barang juga nggak kalah penting untuk diperhatikan.
Ada barang yang beratnya biasa saja, tetapi ukurannya cukup besar sehingga membutuhkan ruang lebih banyak. Ada juga barang yang bentuknya panjang, lebar, atau tidak mudah ditumpuk dengan barang lain.
Makanya, sebelum barang berangkat, jangan cuma mencatat beratnya saja.
Ukur barang sebelum menentukan pengiriman
Hal pertama yang bisa dilakukan adalah mengukur barang.
Catat panjang, lebar, dan tinggi masing-masing barang yang ukurannya cukup besar. Kalau barangnya lebih dari satu, sebaiknya ukur satu per satu agar datanya tidak tercampur.
Informasi ini nantinya bisa membantu saat menentukan kebutuhan ruang untuk pengiriman.
Misalnya kamu mau mengirim meja, mesin, peralatan usaha, atau perlengkapan toko. Barang seperti ini mungkin tidak terlalu berat, tetapi ukurannya bisa memakan tempat cukup banyak.
Bentuk barang juga perlu diperhatikan
Barang berukuran besar belum tentu memiliki bentuk yang mudah dikemas.
Ada yang kotak dan mudah dibungkus, tetapi ada juga yang memiliki bagian menonjol, kaki, sudut, atau bentuk tidak beraturan.
Karena itu, jangan memaksakan satu cara packing untuk semua jenis barang.
Sesuaikan perlindungannya dengan bentuk dan kondisi barang. Kalau ada bagian yang mudah tergores atau terbentur, bagian tersebut sebaiknya mendapat perlindungan tambahan.
Kalau kamu sedang mencari informasi mengenai pengiriman cargo untuk barang besar, ukuran dan karakter barang seperti ini juga sebaiknya sudah disiapkan sebelum melakukan pengecekan pengiriman.
Jangan asal membungkus barang
Barang besar bukan berarti cukup dibungkus seadanya.
Justru karena ukurannya besar, proses pemindahan barang bisa membutuhkan perhatian lebih.
Bayangkan barang harus dipindahkan dari tempat penyimpanan menuju kendaraan, kemudian diturunkan lagi ketika sampai di tujuan.
Bagian yang mudah rusak sebaiknya sudah dilindungi sejak awal.
Kalau barang memiliki bagian yang bisa dilepas, kamu juga bisa mempertimbangkan apakah lebih aman dilepas terlebih dahulu atau tetap dalam kondisi utuh.
Pastikan barang bisa dipindahkan
Ini sering terlupakan.
Barang memang bisa dikirim, tetapi apakah barang tersebut mudah dipindahkan dari satu tempat ke tempat lain?
Coba perhatikan akses menuju lokasi.
Apakah pintunya cukup lebar?
Apakah ada tangga?
Apakah barang harus melewati lorong sempit?
Kalau barang akan masuk ke gudang atau toko, kondisi lokasi penerima juga sebaiknya diperhitungkan.
Jangan sampai barang sudah tiba di depan lokasi, tetapi ternyata sulit dimasukkan ke dalam ruangan.
Informasikan kondisi barang dengan jelas
Saat mengatur pengiriman, jangan hanya mengatakan “barang besar”.
Jelaskan juga barangnya apa, jumlahnya berapa, ukurannya kira-kira berapa, dan apakah ada bagian yang perlu mendapat perlakuan khusus.
Informasi yang jelas akan membuat pembahasan mengenai kebutuhan pengiriman menjadi lebih mudah.
Terutama kalau barang yang dikirim terdiri dari beberapa jenis dengan ukuran berbeda.
Perhatikan tujuan dan jadwal pengiriman
Barang besar biasanya membutuhkan persiapan yang lebih matang, terutama kalau tujuan pengirimannya cukup jauh.
Jangan sampai barang sudah selesai dipacking tetapi jadwal keberangkatannya belum diperhitungkan.
Kalau pengiriman membutuhkan perjalanan melalui beberapa tahapan, kamu bisa mengecek informasi jadwal pengiriman terlebih dahulu agar persiapannya tidak dilakukan terlalu mendadak.
Dengan begitu, kamu bisa menyesuaikan waktu packing, pengambilan barang, dan kesiapan penerima di lokasi tujuan.
Siapkan orang untuk menerima barang
Barang besar biasanya tidak bisa ditinggal begitu saja di depan lokasi.
Pastikan ada orang yang memang siap menerima ketika barang tiba.
Kalau barang dikirim ke toko, beri tahu pihak toko. Kalau menuju gudang, pastikan staf yang bertugas juga sudah mendapatkan informasi.
Selain itu, pastikan akses menuju lokasi sudah siap sehingga barang bisa langsung dipindahkan setelah diterima.
Jadi, jangan cuma hitung kilogramnya
Berat memang penting, tetapi bukan satu-satunya hal yang perlu diperhatikan ketika mengirim barang berukuran besar.
Ukuran, bentuk, packing, akses lokasi, tujuan, jadwal, sampai kesiapan penerima juga perlu dipikirkan.
Semakin jelas informasi barang sejak awal, semakin mudah pula menentukan persiapan yang dibutuhkan.
Jadi sebelum bilang, “Barangnya sudah siap dikirim,” coba cek sekali lagi.
Beratnya sudah tahu, ukurannya sudah dicatat, packing-nya sudah aman, dan tempat tujuannya sudah siap belum? 📦
