Site icon bjalogistic-jasapengirimanpapua

Barang dari Supplier Mau Dikirim ke Toko? Cek Dulu Sebelum Berangkat

Barang dari supplier sudah siap, tinggal dikirim ke toko. Kelihatannya tinggal berangkat, ya?

Tapi kalau barangnya sudah banyak, sebaiknya jangan langsung buru-buru dikirim. Ada beberapa hal kecil yang perlu dicek supaya barang yang sampai di toko benar-benar sesuai dengan kebutuhan.

Apalagi kalau toko sedang menunggu stok untuk mulai berjualan atau mengisi barang yang sudah mulai habis.

Pastikan jumlah barang sudah sesuai

Sebelum barang meninggalkan tempat supplier, coba cocokkan jumlahnya dengan pesanan.

Misalnya memesan 20 kardus, pastikan jumlah yang disiapkan memang 20 kardus.

Kalau barang terdiri dari beberapa jenis, jangan hanya menghitung jumlah kardusnya. Cek juga isi atau jenis barang yang ada di dalamnya.

Catatan sederhana akan sangat membantu kalau jumlah barang yang dikirim cukup banyak.

Pisahkan barang berdasarkan jenisnya

Kalau dalam satu pengiriman ada banyak jenis barang, sebaiknya pisahkan berdasarkan kelompok.

Barang A dengan barang A, barang B dengan barang B.

Kalau perlu, beri tanda pada masing-masing kemasan supaya lebih mudah dikenali ketika sampai di toko.

Cara ini juga akan membuat proses pengecekan di lokasi penerima menjadi lebih cepat.

Perhatikan barang yang ukurannya besar

Tidak semua barang dari supplier berbentuk kardus kecil.

Ada juga peralatan toko, mesin, rak, meja, atau barang lain yang ukurannya cukup besar.

Untuk barang seperti ini, catat ukuran dan beratnya sebelum menentukan pengiriman.

Kalau jumlah atau ukuran barang cukup besar, kamu bisa mempertimbangkan pengiriman cargo untuk kebutuhan toko dan usaha dengan menyiapkan informasi barang dari awal.

Dengan begitu, kebutuhan pengiriman bisa dibicarakan berdasarkan kondisi barang yang sebenarnya.

Pastikan packing-nya aman

Sebelum barang berangkat, periksa kembali kemasannya.

Apakah kardusnya masih kuat?

Apakah bagian bawahnya aman?

Apakah ada barang yang membutuhkan perlindungan tambahan?

Jangan sampai packing baru diperhatikan ketika barang sudah berada di kendaraan.

Kalau ada barang yang mudah pecah, mudah tergores, atau memiliki bagian tertentu yang rentan, berikan perhatian lebih pada bagian tersebut.

Jangan sampai alamat toko salah

Supplier bisa saja memiliki daftar beberapa toko atau cabang yang berbeda.

Karena itu, alamat tujuan perlu dicek kembali sebelum barang berangkat.

Pastikan nama toko, alamat lengkap, kota, nomor telepon, dan informasi tambahan lainnya sudah benar.

Kalau ada beberapa cabang dengan nama yang mirip, jangan hanya mengandalkan nama toko. Cantumkan informasi lokasi yang lengkap agar tidak tertukar.

Beri tahu toko bahwa barang akan datang

Toko juga perlu tahu kapan barang diperkirakan datang.

Dengan begitu, pihak toko bisa menyiapkan orang untuk menerima barang dan menyediakan tempat untuk menyimpannya.

Apalagi kalau jumlah barang cukup banyak.

Jangan sampai barang datang ketika toko sedang tutup atau tidak ada orang yang mengetahui soal kiriman tersebut.

Sesuaikan dengan kebutuhan stok

Tidak semua stok harus dikirim dalam waktu yang sama.

Kalau ada barang yang sedang sangat dibutuhkan, kamu bisa memprioritaskannya.

Misalnya stok produk tertentu sudah hampir habis, sedangkan barang lainnya masih tersedia banyak.

Dengan menentukan prioritas, pengiriman bisa disesuaikan dengan kebutuhan toko, bukan sekadar mengirim semua barang sekaligus.

Cek jadwal pengiriman

Selain jumlah dan alamat, waktu juga perlu diperhatikan.

Kalau toko membutuhkan barang pada tanggal tertentu, jangan menunggu sampai stok benar-benar habis baru mengatur pengiriman.

Coba cek jadwal pengiriman dan tujuan yang tersedia sejak awal supaya waktu persiapan barang bisa disesuaikan.

Dengan begitu, supplier, pihak pengiriman, dan toko bisa memiliki gambaran waktu yang lebih jelas.

Setelah sampai, cek lagi

Barang sudah tiba di toko?

Jangan langsung menyimpan semuanya.

Cocokkan jumlah barang dengan daftar yang dibuat sebelum pengiriman.

Periksa juga kondisi kemasan dan barangnya.

Kalau semuanya sudah sesuai, barulah barang bisa ditata atau dimasukkan ke tempat penyimpanan.

Pengecekan sederhana seperti ini bisa membantu kalau jumlah barang yang dikirim cukup banyak.

Biar stok dari supplier nggak bikin repot

Mengirim barang dari supplier ke toko sebenarnya bisa dibuat lebih teratur kalau persiapannya dilakukan sejak awal.

Mulai dari mengecek jumlah, memisahkan jenis barang, memastikan packing, mengecek alamat, sampai memberi tahu pihak toko.

Nggak perlu menunggu ada masalah dulu baru mulai melakukan pengecekan.

Karena semakin banyak barang yang dikirim, semakin penting juga memastikan semuanya sudah jelas sebelum berangkat.

Barang dari supplier sudah siap? Pastikan jumlah, tujuan, dan penerimanya juga sudah siap. 📦

Exit mobile version