Site icon bjalogistic-jasapengirimanpapua

Barang Mau Dikirim untuk Restock? Jangan Tunggu Sampai Rak Kosong

Rak mulai kosong, stok beberapa barang tinggal sedikit, dan akhirnya baru kepikiran untuk melakukan restock.

Kalau barang harus didatangkan dari kota lain, kondisi seperti ini bisa bikin semuanya terasa terburu-buru. Apalagi kalau jumlah barang yang dibutuhkan cukup banyak.

Supaya restock nggak selalu dilakukan dalam keadaan mendesak, ada beberapa hal yang bisa dipersiapkan dari awal.

Lihat stok yang masih tersedia

Sebelum membuat daftar barang yang akan dikirim, cek dulu stok yang ada.

Lihat barang mana yang jumlahnya mulai berkurang dan mana yang masih cukup banyak.

Nggak perlu menunggu sampai benar-benar habis untuk mulai menyiapkan pengiriman. Dengan mengetahui kondisi stok lebih awal, kamu punya waktu untuk menentukan kebutuhan berikutnya.

Buat daftar barang restock

Setelah mengetahui barang yang mulai menipis, buat daftar.

Tuliskan nama barang dan jumlah yang dibutuhkan.

Kalau jenis barangnya banyak, pisahkan berdasarkan kategori supaya lebih mudah dicek.

Daftar ini nantinya juga bisa digunakan untuk mencocokkan barang ketika sudah selesai dipacking.

Jangan lupa perhatikan ukuran barang

Jumlah barang bukan satu-satunya hal yang perlu dicatat.

Kalau ada produk atau perlengkapan yang berukuran besar, catat juga dimensinya.

Barang yang jumlahnya sedikit belum tentu membutuhkan ruang yang kecil.

Informasi berat dan ukuran bisa membantu saat mempersiapkan pengiriman cargo untuk kebutuhan restock.

Cek barang dari supplier

Kalau barang berasal dari supplier, pastikan jumlah yang dikirim memang sesuai dengan pesanan.

Jangan sampai daftar restock menunjukkan 20 koli, tetapi barang yang sebenarnya sudah tersedia baru 18 koli.

Lakukan pengecekan sebelum semuanya masuk ke proses pengiriman.

Pisahkan barang berdasarkan tujuan

Kalau restock dilakukan untuk beberapa toko atau lokasi sekaligus, jangan mencampur semuanya.

Pisahkan berdasarkan tujuan.

Misalnya:

Toko A — 8 koli

Toko B — 5 koli

Gudang — 10 koli

Cara sederhana seperti ini akan memudahkan proses penerimaan ketika barang sampai.

Beri label pada setiap kelompok

Setelah barang selesai dikemas, beri tanda yang jelas.

Tuliskan tujuan atau nomor koli pada bagian luar kemasan.

Kalau ada 10 koli untuk satu lokasi, bisa diberi nomor 1/10 sampai 10/10.

Penerima akan lebih mudah mengetahui apakah semua barang sudah diterima.

Tentukan kapan stok dibutuhkan

Restock bukan cuma soal berapa banyak barang yang dikirim.

Waktunya juga perlu diperhatikan.

Kalau stok diperkirakan habis minggu depan, jangan baru mencari jadwal pengiriman ketika stok sudah benar-benar kosong.

Kamu bisa mengecek jadwal dan tujuan pengiriman lebih awal agar waktu keberangkatan bisa disesuaikan dengan kebutuhan stok.

Beri tahu penerima

Kalau barang dikirim ke toko atau cabang, pastikan pihak di lokasi sudah mengetahui adanya pengiriman.

Berikan informasi mengenai perkiraan jumlah barang dan jadwal kedatangan.

Dengan begitu, mereka bisa menyiapkan ruang untuk menerima dan menyimpan barang.

Setelah sampai, langsung cocokkan

Barang sudah tiba?

Jangan langsung menaruh semuanya di gudang tanpa pengecekan.

Cocokkan jumlah koli dengan daftar yang sudah dibuat.

Setelah itu, cek isi dan kondisinya sebelum barang dimasukkan ke area penyimpanan.

Dengan cara ini, stok baru bisa langsung tercatat dengan lebih rapi.

Restock jangan menunggu rak benar-benar kosong

Mengatur stok memang membutuhkan sedikit perhatian dari awal.

Tapi kalau sudah terbiasa mengecek jumlah barang, membuat daftar kebutuhan, dan memperhatikan waktu pengiriman, proses restock akan terasa jauh lebih teratur.

Daripada baru bergerak ketika barang sudah habis, lebih baik mulai menyiapkan pengiriman ketika stok masih tersedia.

Karena restock yang direncanakan lebih enak daripada restock karena panik lihat rak kosong. 📦

Exit mobile version