Site icon bjalogistic-jasapengirimanpapua

Barangnya Nggak Terlalu Banyak, Tapi Kok Makan Tempat Banget?

Nah, kondisi seperti ini memang perlu dipikirkan sedikit berbeda. Jangan sampai karena melihat jumlahnya sedikit, kita mengira proses pengirimannya juga pasti sederhana.

Barang Sedikit Belum Tentu Mudah Dikirim

Coba bayangkan ada beberapa unit meja yang akan dikirim ke kota lain.

Jumlahnya mungkin cuma lima atau enam unit. Tapi karena ukurannya panjang dan lebar, ruang yang dibutuhkan bisa jauh lebih besar dibandingkan barang kecil dalam jumlah yang sama.

Jadi, saat menyiapkan pengiriman, jangan cuma melihat berapa banyak barangnya. Perhatikan juga ukuran masing-masing barang.

Ukur Barang yang Bentuknya Besar

Untuk barang berukuran besar, mencatat ukuran bisa sangat membantu.

Tidak harus langsung membuat catatan yang rumit. Ukur bagian panjang, lebar, dan tinggi barang yang memang perlu diketahui. Kalau ada beberapa barang dengan ukuran berbeda, catat masing-masing supaya kamu punya gambaran yang lebih jelas.

Informasi tersebut juga bisa digunakan ketika ingin menanyakan pilihan pengiriman yang paling sesuai.

Jangan Asal Menumpuk Barang

Barang besar biasanya punya bentuk yang tidak selalu memungkinkan untuk ditumpuk sembarangan.

Ada yang mudah bergeser, ada yang memiliki bagian yang menonjol, dan ada juga yang justru bisa rusak kalau mendapat tekanan dari barang lain.

Karena itu, sebelum barang berangkat, pikirkan bagaimana barang tersebut akan ditempatkan. Barang yang bentuknya tidak beraturan sebaiknya jangan diperlakukan sama seperti kardus biasa.

Barang Besar Juga Perlu Dicek Bagian yang Mudah Rusak

Kalau barang memiliki bagian kaca, sudut yang mudah tergores, permukaan yang halus, atau komponen yang bisa dilepas, bagian tersebut sebaiknya diperhatikan lebih dulu.

Misalnya ada meja dengan bagian kaca. Jangan hanya fokus pada ukuran keseluruhan mejanya, tetapi pikirkan juga bagaimana bagian kacanya akan terlindungi selama proses pengiriman.

Begitu juga dengan mesin atau peralatan usaha yang punya bagian tertentu yang sensitif.

Catat Barang yang Ukurannya Tidak Biasa

Kalau barang yang dikirim terdiri dari berbagai bentuk, buat catatan kecil untuk barang yang paling besar atau paling sulit ditangani.

Contohnya:

  • 2 unit rak display — ukuran besar
  • 1 mesin produksi — berat dan tidak mudah dipindahkan
  • 4 meja — bentuk panjang
  • 6 kursi — dapat ditata bersamaan

Catatan sederhana seperti ini bisa membantu ketika barang akan diperiksa kembali sebelum berangkat.

Jangan Lupa Sampaikan Kondisi Barang

Saat mencari informasi mengenai layanan pengiriman, jangan hanya menyebut jumlah barang.

Ceritakan juga kalau ada barang yang berukuran besar, panjang, berat, atau punya bentuk yang tidak biasa. Informasi tersebut bisa membantu pihak pengiriman memahami kebutuhan barang yang akan ditangani.

Kalau kamu sedang mencari pilihan layanan untuk pengiriman barang besar, kamu bisa melihat informasi layanan pengiriman dan menyesuaikannya dengan jenis barang yang akan dikirim.

Yang Perlu Dipikirkan Bukan Cuma Beratnya

Berat memang penting, tetapi barang besar punya pertimbangan lain.

Ukuran, bentuk, cara menata, bagian yang mudah rusak, sampai bagaimana barang tersebut akan diturunkan di lokasi tujuan juga patut diperhatikan.

Makanya, jangan sampai baru memikirkan hal-hal tersebut ketika barang sudah mau berangkat.

Lebih enak kalau dari awal kamu sudah tahu barang apa saja yang akan dikirim dan mana yang membutuhkan perhatian khusus.

Barang Besar Bisa Tetap Diatur Tanpa Ribet

Mengirim barang yang ukurannya besar memang membutuhkan persiapan sedikit lebih detail. Tapi bukan berarti harus dibuat rumit.

Cukup mulai dari hal yang paling dasar: tahu ukuran barang, catat jumlahnya, perhatikan bagian yang rentan, dan sampaikan kondisi barang dengan jelas.

Dengan begitu, kamu punya gambaran yang lebih masuk akal sebelum menentukan langkah pengirimannya. Apalagi kalau barang tersebut akan dikirim dalam jumlah banyak atau menempuh perjalanan yang cukup jauh.

Exit mobile version