Hai, pernah merasa barang yang mau dikirim jumlahnya tidak seberapa, jadi sepertinya bakal mudah diatur? Ternyata, setelah dikumpulkan, barang-barang itu justru memenuhi sebagian besar ruang angkut. Hal seperti ini bisa terjadi ketika barang yang dikirim berukuran besar, meskipun jumlahnya hanya beberapa buah.
Misalnya, kamu ingin mengirim beberapa kursi, rak toko, meja, atau perlengkapan usaha. Kalau hanya menghitung jumlah barang, kebutuhan ruangnya mungkin terlihat sedikit. Padahal, ukuran setiap barang dan cara menyusunnya juga menentukan seberapa banyak ruang yang diperlukan.
Karena itu, sebelum mengirim barang berukuran besar, ada baiknya melihat lebih dari sekadar jumlahnya.
Jumlah barang bukan satu-satunya hal yang perlu dihitung
Bayangkan ada dua pengiriman. Pengiriman pertama berisi banyak kardus kecil yang mudah ditata. Pengiriman kedua hanya terdiri dari beberapa rak besar yang bentuknya memanjang.
Jumlah barang pada pengiriman kedua memang lebih sedikit. Namun, rak tersebut belum tentu bisa ditumpuk atau diletakkan berdampingan dengan bebas. Akibatnya, ruang yang dibutuhkan bisa lebih besar daripada perkiraan awal.
Hal ini menunjukkan bahwa jumlah koli dan ukuran barang merupakan dua informasi yang berbeda. Keduanya perlu dicatat agar kebutuhan pengiriman bisa diperkirakan dengan lebih masuk akal.
Apa saja yang perlu diperiksa sebelum barang dikirim?
1. Ukur panjang, lebar, dan tinggi barang
Jangan hanya memperkirakan ukuran dengan melihat barang secara langsung. Gunakan ukuran yang sebenarnya, terutama untuk barang yang panjang, lebar, atau memiliki bagian menonjol.
Jika ada beberapa jenis barang, catat ukuran masing-masing. Cara ini membantu saat menentukan bagaimana barang akan ditempatkan selama proses pengiriman.
2. Perhatikan bentuk barang
Barang berbentuk kotak biasanya lebih mudah ditata dibandingkan barang yang memiliki bentuk tidak beraturan. Sementara itu, barang seperti meja, kursi, atau rak mungkin membutuhkan pengaturan tersendiri.
Jangan berasumsi semua barang bisa disusun rapat. Ada barang yang perlu diberi jarak atau perlindungan tambahan agar tidak mudah bergeser dan mengalami kerusakan.
3. Hitung ukuran setelah barang dikemas
Ukuran barang sebelum dikemas belum tentu sama dengan ukuran akhirnya. Kardus, pelindung sudut, busa, atau bahan pembungkus lain bisa menambah dimensi barang.
Untuk mendapatkan perkiraan yang lebih sesuai, ukur kembali setelah pengemasan selesai. Informasi ini akan lebih berguna saat mendiskusikan kebutuhan pengiriman.
4. Sampaikan kondisi barang dengan jelas
Saat meminta informasi layanan pengiriman, berikan keterangan mengenai jenis barang, jumlah koli, dimensi, dan berat jika sudah diketahui. Foto barang juga dapat membantu menjelaskan bentuknya, meskipun foto tidak menggantikan pengukuran langsung.
Semakin jelas informasi yang diberikan, semakin kecil kemungkinan terjadi perbedaan antara perkiraan awal dan kondisi barang yang sebenarnya.
Kenapa ukuran barang bisa memengaruhi biaya pengiriman?
Pada beberapa jenis layanan, perhitungan biaya tidak hanya bergantung pada berat aktual. Dimensi barang juga bisa menjadi pertimbangan, tergantung ketentuan layanan yang digunakan.
Itulah sebabnya barang yang ringan tetapi berukuran besar bisa memiliki kebutuhan perhitungan berbeda dibandingkan barang kecil dengan berat yang sama. Namun, ketentuan perhitungannya tidak selalu sama di setiap layanan, jadi sebaiknya tanyakan terlebih dahulu bagaimana biaya ditentukan untuk tujuan pengirimanmu.
Jangan langsung membandingkan biaya hanya berdasarkan jumlah koli atau berat yang terlihat. Pastikan juga ukuran barang dan ketentuan layanan sudah diperhitungkan.
Cara sederhana agar perkiraan pengiriman lebih tepat
Sebelum barang dijemput atau dibawa ke tempat pengiriman, siapkan daftar yang berisi nama barang, jumlah koli, ukuran setelah dikemas, dan berat jika tersedia. Pisahkan barang dengan dimensi yang berbeda agar informasinya tidak tercampur.
Kalau barang terdiri dari beberapa ukuran, jangan menggunakan satu ukuran perkiraan untuk semuanya. Sebagai contoh, tiga rak yang terlihat serupa bisa memiliki dimensi berbeda jika salah satunya lebih tinggi atau memiliki bagian tambahan.
Setelah datanya siap, sampaikan informasi tersebut saat mencari layanan pengiriman. Kamu dapat melihat informasi layanan melalui BJA Logistic dan menyesuaikannya dengan kebutuhan barang serta tujuan pengiriman.
Sebelum mengirim, hitung ruangnya juga
Barang yang jumlahnya sedikit belum tentu membutuhkan ruang angkut yang kecil. Ukuran, bentuk, cara pengemasan, dan ketentuan layanan sama-sama perlu diperhatikan sebelum pengiriman dilakukan.
Dengan mencatat dimensi barang sejak awal, kamu bisa memberikan informasi yang lebih jelas saat meminta estimasi dan mengurangi risiko salah memperkirakan kebutuhan ruang. Jadi, kalau barang yang akan dikirim hanya beberapa buah tetapi ukurannya besar, jangan berhenti pada pertanyaan “Ada berapa koli?” Periksa juga seberapa besar ruang yang dibutuhkan.
