Select Page

Pernah mengemas beberapa jenis barang sekaligus, lalu bingung menentukan mana yang bisa diletakkan di bawah dan mana yang sebaiknya berada di bagian atas? Hal ini cukup penting untuk diperhatikan, terutama ketika satu pengiriman berisi kardus, perlengkapan usaha, barang pecah belah, atau benda dengan bentuk yang berbeda.

Menyusun barang bukan sekadar memanfaatkan ruang agar semua muatan bisa masuk. Cara menempatkan setiap barang juga perlu mempertimbangkan karakteristik, kekuatan kemasan, dan petunjuk penanganannya. Yuk, cari tahu apa saja yang perlu diperiksa sebelum barang diserahkan untuk pengiriman.

1. Kenali Karakter Setiap Barang

Sebelum mulai menyusun barang, buat gambaran sederhana tentang isi kiriman. Perhatikan apakah barang mudah pecah, memiliki permukaan yang rentan tergores, berbentuk tidak beraturan, atau dikemas menggunakan kardus yang tidak dirancang untuk menahan beban berat.

Barang dengan karakter berbeda belum tentu cocok ditempatkan berdekatan. Misalnya, kardus berisi perlengkapan ringan tidak sebaiknya langsung dijadikan alas untuk benda berat tanpa memastikan kemampuan kemasannya menahan tekanan.

Pemeriksaan awal ini membantu menentukan barang mana yang membutuhkan perlindungan tambahan dan mana yang lebih fleksibel dalam penyusunan.

2. Jangan Menganggap Semua Kardus Kuat Menahan Beban

Bentuk kardus yang terlihat kokoh belum tentu berarti kemasannya mampu menahan tumpukan berat. Kondisi bahan, ukuran kardus, cara penutupan, serta isi di dalamnya dapat memengaruhi kekuatan kemasan.

Jika kardus berisi barang yang mudah rusak atau memiliki ruang kosong cukup besar, tekanan dari atas dapat meningkatkan risiko kerusakan.

Sebelum menyusun beberapa kemasan, perhatikan kondisi kardus dan petunjuk penumpukan jika tersedia. Hindari menempatkan beban berat di atas kemasan yang tidak dirancang untuk menahannya.

Untuk memahami pilihan bahan pelindung sesuai karakter barang, kamu bisa membaca panduan memilih stretch film, bubble wrap, kardus, atau kayu untuk cargo.

3. Pisahkan Barang yang Membutuhkan Penanganan Berbeda

Tidak semua barang cocok diperlakukan dengan cara yang sama. Barang yang mudah pecah, misalnya, membutuhkan perlindungan agar tidak mudah bergeser atau berbenturan selama perjalanan.

Sementara itu, barang dengan bentuk menonjol atau permukaan yang mudah tergores mungkin membutuhkan pelindung tambahan pada bagian tertentu.

Beberapa hal yang bisa dilakukan sebelum barang dikemas:

  • Kelompokkan barang berdasarkan karakteristiknya.
  • Gunakan bahan pelindung yang sesuai.
  • Pastikan barang tidak bergerak bebas di dalam kemasan.
  • Berikan penanda penanganan jika memang diperlukan.
  • Sampaikan informasi mengenai karakter barang kepada pihak pengiriman.

Jika kiriman berisi barang yang mudah pecah, panduan cara packing barang pecah belah untuk cargo laut jarak jauh bisa menjadi referensi tambahan.

4. Perhatikan Posisi dan Keseimbangan Barang

Ketika beberapa kemasan disusun bersama, posisi barang ikut memengaruhi kestabilan muatan. Tumpukan yang tidak seimbang dapat bergeser saat dipindahkan atau ketika mengalami guncangan selama perjalanan.

Karena itu, hindari menyusun kemasan secara sembarangan hanya demi menghemat ruang. Pastikan susunannya stabil dan tidak memberikan tekanan berlebihan pada bagian kemasan yang lemah.

Untuk barang berukuran besar atau berbentuk tidak biasa, kebutuhan penanganannya sebaiknya diperiksa terlebih dahulu. Jika belum yakin apakah barang aman ditumpuk, jangan memaksakan penyusunan tanpa konfirmasi.

5. Periksa Kembali Kondisi Packing Sebelum Dikirim

Setelah semua barang dikemas, lakukan pemeriksaan akhir. Pastikan kemasan tertutup dengan baik, tidak ada bagian yang mudah terlepas, dan label penanganan dapat dibaca.

Periksa juga apakah jumlah kemasan sesuai dengan daftar barang. Jika ada perubahan setelah proses packing, perbarui catatannya agar informasi yang diberikan kepada pihak pengiriman tetap akurat.

Kamu juga bisa membaca kesalahan packing yang paling sering menyebabkan barang rusak untuk mengetahui hal-hal yang perlu dihindari sebelum kiriman diberangkatkan.

Barang yang dikirim bersama-sama belum tentu bisa disusun dengan cara yang sama. Karakter barang, kekuatan kemasan, posisi tumpukan, dan kebutuhan perlindungan perlu diperhatikan sebelum pengiriman dilakukan.

Dengan memeriksa setiap barang sejak awal, kamu bisa menentukan cara pengemasan yang lebih sesuai dan memberikan informasi yang jelas kepada pihak pengiriman. Jadi, sebelum semua barang dimasukkan ke dalam satu muatan, pastikan cara penyusunannya memang aman untuk karakter barang yang dibawa.