Hai hai hai, kalian yang lagi sibuk siapin barang buat dikirim! 👋
Pernah nggak sih merasa, “Barangnya sudah masuk kardus, sudah ditutup, berarti tinggal kirim aja”?
Eits, belum tentu 😆
Kadang ada beberapa hal kecil yang kelupaan setelah barang selesai dipacking. Mulai dari jumlah barang yang belum dicatat, alamat yang belum dicek ulang, sampai kondisi kemasan yang ternyata masih kurang kuat.
Apalagi kalau barang yang dikirim jumlahnya banyak. Hal kecil yang kelupaan satu saja bisa bikin proses berikutnya jadi ikut berantakan.
1. Coba Hitung Lagi Barangnya
Sebelum barang berangkat, coba cek lagi jumlah koli atau kemasan yang sudah disiapkan.
Misalnya ada 10 koli, pastikan semuanya benar-benar sudah ada. Jangan sampai di catatan tertulis 10, tapi yang ikut terkirim ternyata hanya 9.
Kelihatannya sederhana, tapi pengecekan seperti ini bisa membantu supaya barang lebih mudah didata.
2. Cek Kondisi Packing Sebelum Diangkut
Barang sudah dipacking bukan berarti nggak perlu diperiksa lagi.
Lihat bagian luar kemasannya. Apakah kardus masih dalam kondisi baik? Apakah lakbannya sudah menempel dengan kuat? Kalau menggunakan perlindungan tambahan, apakah semuanya sudah terpasang dengan benar?
Kalau ada bagian yang terasa kurang aman, lebih baik diperbaiki sebelum barang dibawa.
3. Alamat Penerima Jangan Cuma Mengandalkan Ingatan
Nah, ini juga jangan sampai kelewat.
Pastikan nama penerima, nomor telepon, kota, dan alamat tujuan sudah sesuai. Kalau alamatnya ditulis pada label, periksa kembali apakah tulisannya jelas dan tidak ada informasi yang tertukar.
Kalau mengirim banyak barang ke beberapa tujuan, pisahkan juga barang berdasarkan tujuan supaya tidak gampang tertukar.
4. Barang Banyak? Buat Catatan Sederhana
Kalau barang yang dikirim cuma satu atau dua koli, mungkin masih gampang diingat.
Tapi kalau sudah banyak, jangan mengandalkan ingatan saja.
Kamu bisa membuat catatan sederhana seperti:
- Nama barang
- Jumlah koli
- Tujuan
- Nama penerima
- Keterangan khusus jika ada
Nggak perlu dibuat ribet. Yang penting kamu punya catatan yang bisa dicek kembali sebelum barang diberangkatkan.
5. Jangan Lupa Sesuaikan Packing dengan Barangnya
Setiap barang belum tentu cocok menggunakan jenis kemasan yang sama.
Barang yang tidak mudah rusak mungkin cukup dengan kemasan standar. Sementara barang yang lebih rentan membutuhkan perlindungan tambahan agar lebih siap menghadapi proses perjalanan.
Jadi, jangan sampai semua barang diperlakukan dengan cara yang sama hanya karena ingin cepat selesai.
6. Cek Lagi Sebelum Barang Berangkat
Sebelum barang benar-benar diambil atau dibawa untuk dikirim, luangkan waktu sebentar untuk melakukan pengecekan terakhir.
Jumlah barang sudah sesuai?
Alamat sudah benar?
Packing masih aman?
Catatan barang sudah lengkap?
Kalau semuanya sudah dicek, barulah barang benar-benar lebih siap untuk masuk ke proses pengiriman.
Barang Sudah Dipacking, Jangan Langsung Lupa
Packing memang salah satu bagian penting dalam menyiapkan barang. Tapi setelah selesai packing, masih ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.
Terutama kalau barang yang dikirim cukup banyak atau tujuannya jauh.
Daripada buru-buru menyerahkan barang lalu baru sadar ada yang tertinggal, lebih baik luangkan beberapa menit untuk mengecek semuanya sekali lagi.
Karena kadang masalahnya bukan barangnya belum siap, tapi kita yang terlalu cepat bilang, “Sudah beres.” 😆