Select Page

Hai hai hai, kalian yang lagi lihat barang di rumah, gudang, atau toko dan kepikiran, “Ini kapan dikirimnya, ya?” 😆

Kadang barang sebenarnya sudah siap. Sudah dikumpulkan, sudah dipacking, bahkan alamat penerima juga sudah ada. Tapi begitu mau mulai proses pengiriman, malah bingung harus melakukan apa dulu.

Apalagi kalau barangnya bukan cuma satu atau dua paket. Ada beberapa koli, ukurannya beda-beda, tujuannya jauh, dan semuanya harus dipastikan supaya tidak ada yang tertinggal.

Nah, daripada makin bingung, coba mulai dari beberapa hal sederhana ini.

Lihat Dulu Barang yang Mau Dikirim

Sebelum mencari pengiriman, jangan langsung fokus ke harga.

Coba lihat barangnya satu per satu. Ada berapa koli? Ukurannya kira-kira sebesar apa? Beratnya berapa? Ada barang yang perlu perlakuan khusus atau tidak?

Informasi ini akan membantu kamu menjelaskan kondisi barang dengan lebih jelas ketika menghubungi ekspedisi.

Kalau barangnya banyak, kamu juga bisa membuat catatan sederhana. Misalnya 5 koli barang toko, 2 koli peralatan, dan 1 barang berukuran besar. Kedengarannya sepele, tapi cara seperti ini bisa membuat persiapan jauh lebih gampang.

Tentukan Barangnya Mau Dibawa ke Mana

Setelah tahu apa saja yang mau dikirim, berikutnya pastikan tujuannya.

Jangan hanya mengandalkan nama kota. Siapkan nama penerima, nomor yang bisa dihubungi, alamat lengkap, serta keterangan tambahan kalau barang ditujukan ke toko, gudang, kantor, atau lokasi proyek.

Kalau penerima punya patokan lokasi tertentu, informasi tersebut juga bisa dicatat.

Semakin jelas informasi yang kamu punya dari awal, semakin mudah saat membicarakan pengirimannya.

Jangan Baru Cari Pengiriman Saat Barang Sudah Menumpuk

Kalau barang yang mau dikirim sudah banyak, jangan menunggu sampai semuanya menumpuk baru mulai mencari pengiriman.

Kamu bisa mulai dari mencari tahu pilihan layanan yang tersedia, kemudian menyesuaikannya dengan jumlah dan tujuan barang.

Misalnya kamu sudah tahu berat dan kota tujuannya, kamu bisa melakukan cek ongkir BJA Logistic untuk mendapatkan gambaran biaya pengiriman.

Dari situ, kamu bisa lebih mudah memperkirakan kebutuhan pengiriman tanpa harus menebak-nebak.

Packing Jangan Dikerjakan Asal Jadi

Nah, bagian ini juga jangan sampai kelewat.

Kadang karena ingin cepat berangkat, barang langsung dimasukkan ke kardus, dilakban, lalu dianggap selesai.

Padahal jenis barang dan perjalanan yang akan ditempuh bisa menjadi pertimbangan dalam menentukan kemasannya.

Kalau kamu mengirim barang yang membutuhkan perlindungan tambahan, sebaiknya pikirkan dari awal bagaimana barang tersebut akan dikemas.

Untuk kamu yang masih bingung mengenai packing cargo, bisa lihat panduan packing cargo laut supaya punya gambaran sebelum barang diserahkan.

Kalau Masih Bingung, Jangan Malu Bertanya

Tidak semua orang sudah paham soal pengiriman cargo, apalagi kalau baru pertama kali mengirim barang dalam jumlah banyak.

Jadi kalau ada bagian yang belum jelas, lebih baik tanyakan daripada menerka sendiri.

Kamu bisa menyiapkan beberapa pertanyaan terlebih dahulu, misalnya mengenai kebutuhan barang, biaya pengiriman, dokumen atau informasi yang perlu disiapkan, sampai proses pengirimannya.

Dengan begitu, pembicaraan dengan pihak ekspedisi juga jadi lebih jelas.

Sudah Tahu Barang, Tujuan, dan Kebutuhannya?

Kalau tiga hal tersebut sudah jelas, biasanya langkah berikutnya terasa lebih gampang.

Kamu sudah tahu barang apa yang akan dikirim, jumlahnya berapa, tujuannya ke mana, dan apa saja yang perlu disiapkan sebelum berangkat.

Tidak perlu langsung mengurus semuanya sekaligus.

Mulai saja dari mencatat barang, memastikan alamat penerima, mengecek kebutuhan packing, lalu mencari informasi pengiriman yang sesuai.

Jangan Sampai Barang Sudah Siap, Tapi Persiapannya Belum

Barang yang sudah dikumpulkan memang bikin kita merasa pekerjaan hampir selesai.

Tapi sebelum benar-benar diberangkatkan, coba cek sekali lagi semuanya. Jumlah barangnya, kondisi packing, alamat penerima, nomor HP, sampai informasi tujuan.

Kalau semuanya sudah sesuai, barulah barang lebih siap untuk masuk proses pengiriman.

Jadi, kalau sekarang kamu sedang melihat barang yang sudah siap dikirim tapi masih bingung harus mulai dari mana, nggak perlu buru-buru.

Catat dulu barangnya, tentukan tujuannya, cek kebutuhannya, lalu cari pengiriman yang sesuai.

Yang penting bukan sekadar barang cepat berangkat, tapi persiapannya juga jangan sampai berantakan.