Select Page

Kadang ada barang yang sudah lama berada di gudang atau tempat penyimpanan. Begitu ada kebutuhan untuk mengirimnya ke kota lain, barang tersebut baru dikeluarkan lagi.

Nah, sebelum langsung dipacking dan dikirim, ada baiknya cek kondisinya terlebih dahulu.

Barang yang lama disimpan belum tentu bermasalah, tetapi kondisi penyimpanannya bisa saja membuat beberapa bagian berubah. Daripada baru mengetahuinya setelah barang sampai, lebih baik diperiksa dari awal.

Lihat kondisi barang secara keseluruhan

Keluarkan barang dari tempat penyimpanannya dan periksa bagian luarnya.

Lihat apakah ada debu berlebihan, bagian yang rusak, kemasan yang sudah tidak layak, atau komponen yang berubah.

Kalau barang berupa peralatan usaha atau perlengkapan toko, coba pastikan bagian-bagian pentingnya masih lengkap.

Pengecekan seperti ini akan membuat kamu tahu apakah barang memang sudah siap dikirim atau masih membutuhkan persiapan tambahan.

Jangan langsung menggunakan kemasan lama

Kemasan yang sudah lama disimpan belum tentu masih memiliki kondisi yang sama seperti saat pertama digunakan.

Kardus bisa menjadi lebih lemah, plastik bisa robek, atau bagian perekat sudah tidak menempel dengan baik.

Jadi, jangan hanya karena barang sebelumnya sudah memiliki kemasan lalu langsung digunakan untuk perjalanan berikutnya.

Kalau kondisinya sudah kurang baik, lebih aman mempertimbangkan pengemasan ulang.

Pisahkan barang berdasarkan ukurannya

Kalau barang yang akan dikirim terdiri dari banyak ukuran, jangan langsung mencampurnya.

Pisahkan barang kecil, sedang, dan besar.

Barang yang berukuran besar bisa dipersiapkan dengan perlindungan yang berbeda dari barang kecil.

Hal ini juga membantu ketika kamu sedang mengatur kebutuhan pengiriman cargo untuk barang berukuran besar.

Semakin jelas informasi barang sejak awal, semakin mudah menentukan persiapannya.

Cek apakah semua komponennya masih lengkap

Ini penting terutama untuk peralatan.

Misalnya ada mesin yang terdiri dari beberapa bagian, rak yang memiliki komponen tambahan, atau perlengkapan usaha yang memiliki baut dan bagian pendukung lainnya.

Jangan sampai barang sudah dikirim tetapi ternyata ada bagian penting yang masih tertinggal di gudang.

Buat daftar komponen jika memang diperlukan.

Foto kondisi barang sebelum dikirim

Sebelum barang dipacking, ambil beberapa foto.

Tidak perlu terlalu banyak. Cukup foto kondisi barang dari beberapa sisi dan bagian yang memang perlu diperhatikan.

Selain menjadi dokumentasi, foto juga bisa membantu kamu mengingat kondisi barang sebelum dikemas.

Kalau jumlah barang banyak, foto juga bisa diberi nama atau dikelompokkan berdasarkan jenisnya.

Pastikan tujuan pengiriman sudah jelas

Setelah kondisi barang sudah dicek, berikutnya pastikan barang akan dikirim ke mana.

Kalau barang menuju toko, pastikan alamat tokonya benar.

Kalau menuju gudang, pastikan lokasi gudang dan penerimanya sudah jelas.

Jangan lupa mencatat nomor yang bisa dihubungi supaya penerima mudah dihubungi ketika barang akan tiba.

Jangan lupa perhitungkan waktu

Barang yang sudah lama disimpan mungkin tidak selalu harus langsung dikirim hari itu juga.

Kalau barang akan digunakan untuk kebutuhan tertentu, tentukan kapan barang harus sudah tersedia di lokasi tujuan.

Setelah itu, sesuaikan waktu packing dan pengiriman.

Untuk tujuan yang cukup jauh, kamu bisa mengecek informasi jadwal pengiriman terlebih dahulu agar persiapannya tidak dilakukan terlalu mepet.

Beri tanda kalau ada bagian yang perlu diperhatikan

Kalau barang memiliki bagian tertentu yang mudah rusak, beri tanda pada kemasannya.

Begitu juga jika ada barang yang memiliki posisi tertentu saat dipindahkan.

Informasi sederhana pada kemasan bisa membantu orang yang menangani barang mengetahui bagian mana yang perlu diperhatikan.

Setelah sampai, cek kembali

Barang sudah tiba di tujuan bukan berarti pengecekan selesai.

Cocokkan jumlah barang dengan catatan awal.

Periksa juga kondisi kemasan dan barang setelah diterima.

Kalau semuanya sesuai, barang bisa langsung disimpan atau digunakan.

Kalau ada sesuatu yang berbeda, setidaknya kamu sudah memiliki catatan dan dokumentasi dari sebelum barang diberangkatkan.

Barang lama bukan berarti tidak bisa dikirim

Barang yang sudah lama disimpan tetap bisa dipersiapkan untuk dikirim selama kondisinya memang masih sesuai kebutuhan.

Yang penting, jangan langsung menganggap barang siap berangkat hanya karena sebelumnya sudah pernah disimpan dalam kemasan.

Cek kembali kondisinya, perbarui packing jika diperlukan, pastikan komponennya lengkap, lalu tentukan tujuan dan waktu pengiriman.

Dengan persiapan seperti ini, barang yang sudah lama tersimpan pun bisa lebih siap ketika waktunya dipindahkan.

Sebelum barang masuk kendaraan, pastikan kamu sudah tahu persis apa yang dikirim, kondisinya bagaimana, dan akan dibawa ke mana. 📦