Select Page

Kalau barang yang mau dikirim sudah mulai menumpuk, rasanya paling gampang memang memasukkan semuanya ke dalam satu area lalu packing sekaligus.

Tapi justru di sinilah masalah bisa muncul.

Barang yang berbeda jenis, ukuran, atau tujuan bisa jadi sulit dibedakan kalau semuanya dicampur. Saat mau dicek kembali, kita malah bingung sendiri mana yang sudah siap dan mana yang belum.

Supaya prosesnya lebih rapi, ada beberapa cara sederhana yang bisa dilakukan.

Kelompokkan barang dari awal

Sebelum mulai packing, pisahkan barang berdasarkan jenisnya.

Misalnya barang untuk stok toko, perlengkapan usaha, peralatan kerja, atau barang yang akan dikirim ke lokasi berbeda.

Dengan begitu, kamu tidak perlu membongkar kembali tumpukan barang hanya untuk mencari satu jenis barang.

Kalau jumlahnya cukup banyak, buat juga catatan kecil untuk setiap kelompok.

Bedakan barang berdasarkan tujuan

Kalau satu pengiriman memiliki beberapa tujuan, bagian ini jangan dilewatkan.

Misalnya ada barang yang ditujukan untuk cabang A dan sebagian lainnya untuk gudang.

Walaupun semuanya berangkat dari tempat yang sama, sebaiknya kelompok barang tersebut sudah dipisahkan sejak awal.

Kamu juga bisa memberikan tanda pada kemasannya supaya lebih mudah dikenali saat proses penerimaan.

Catat jumlah koli

Jangan hanya mencatat jenis barangnya.

Jumlah kardus, karung, atau kemasan lainnya juga perlu dicatat.

Contohnya:

  • 8 koli stok produk
  • 4 koli perlengkapan toko
  • 2 koli peralatan
  • 1 barang berukuran besar

Catatan seperti ini akan membantu saat barang akan diberangkatkan dan ketika sudah sampai di tujuan.

Kalau pengirimannya cukup banyak, informasi jumlah, berat, dan ukuran juga bisa dipersiapkan ketika mencari pengiriman cargo untuk barang dalam jumlah besar.

Jangan asal menumpuk barang

Barang yang sudah dipacking memang terlihat lebih rapi kalau ditumpuk.

Tapi tetap perhatikan jenis dan kondisi kemasannya.

Jangan sampai barang yang lebih rentan justru berada di posisi yang berisiko tertindih barang lain.

Untuk barang berukuran besar atau memiliki bentuk tertentu, beri ruang yang cukup agar tidak mudah terbentur saat dipindahkan.

Beri tanda pada kemasan

Tidak perlu membuat label yang rumit.

Nama barang, tujuan, atau nomor koli sudah cukup membantu.

Misalnya:

Toko A — Koli 1 dari 5

Gudang B — Koli 2 dari 4

Dengan tanda seperti ini, penerima akan lebih mudah mencocokkan barang ketika semuanya sudah sampai.

Pastikan packing sudah sesuai

Setelah barang dikelompokkan, periksa kembali kemasannya.

Barang yang mudah pecah membutuhkan perlindungan yang berbeda dari barang yang lebih kuat.

Begitu juga dengan barang berukuran besar yang tidak selalu cocok dimasukkan ke kardus biasa.

Jadi, jangan menggunakan satu cara packing untuk semua barang hanya karena ingin lebih cepat selesai.

Jangan lupa cek alamat

Setiap kelompok barang harus memiliki tujuan yang jelas.

Pastikan nama penerima, nomor telepon, alamat, dan kota sudah sesuai.

Kalau ada beberapa cabang atau gudang dengan nama yang mirip, cek kembali sebelum barang diberangkatkan.

Kesalahan alamat bisa membuat proses penerimaan menjadi jauh lebih merepotkan.

Perhatikan jadwal pengiriman

Kalau barang harus tiba pada waktu tertentu, persiapannya jangan dilakukan mendadak.

Cek jadwal pengiriman lebih awal dan sesuaikan dengan kapan barang dibutuhkan.

Informasi jadwal pengiriman dan tujuan cargo juga bisa dicek sebelum menentukan kapan barang mulai dipacking.

Dengan begitu, kamu punya waktu untuk melakukan pengecekan tanpa terburu-buru.

Saat barang tiba, cocokkan lagi

Pekerjaan belum selesai ketika barang sampai.

Ambil kembali catatan yang dibuat sebelum pengiriman.

Hitung jumlah koli dan pastikan tujuan masing-masing barang sesuai.

Kalau sebelumnya ada 15 koli, pastikan yang diterima juga 15 koli.

Setelah semuanya cocok, baru barang bisa dibongkar dan ditata sesuai kebutuhan.

Barang banyak bukan berarti harus bikin pusing

Mengirim banyak barang memang membutuhkan persiapan lebih dibandingkan mengirim satu atau dua paket.

Tapi kalau sejak awal barang sudah dikelompokkan, diberi tanda, dicatat jumlahnya, dan dipisahkan berdasarkan tujuan, prosesnya akan jauh lebih mudah.

Jadi sebelum mulai packing, jangan langsung bertanya:

“Gimana caranya biar cepat selesai?”

Coba pikirkan juga:

“Gimana caranya supaya setelah sampai nanti semuanya tetap gampang dicek?” 📦