Kadang orang lebih sibuk memikirkan bagaimana barang dikirim daripada memikirkan barang tersebut akan ditaruh di mana setelah sampai.
Padahal kalau kirimannya cukup banyak, area penerimaan bisa langsung penuh. Apalagi kalau barang datang dalam beberapa koli atau ukurannya cukup besar.
Supaya barang nggak menumpuk sembarangan, ruang penerimaan juga perlu dipersiapkan.
Tentukan tempat barang akan diturunkan
Sebelum barang datang, tentukan satu area untuk menerima kiriman.
Tidak harus ruangan khusus.
Yang penting area tersebut cukup aman dan tidak mengganggu aktivitas lain.
Kalau barang berukuran besar, pastikan juga jalur menuju area tersebut cukup mudah untuk dilewati.
Jangan campurkan dengan barang lama
Kalau tempat penyimpanan masih memiliki stok atau barang sebelumnya, sebaiknya pisahkan area untuk kiriman baru.
Barang yang baru datang bisa ditempatkan di satu sisi terlebih dahulu.
Setelah selesai dicek, barulah dipindahkan ke tempat penyimpanan masing-masing.
Hitung kapasitas ruang
Jumlah koli tidak selalu menunjukkan seberapa besar ruang yang dibutuhkan.
Sepuluh koli kecil tentu berbeda dengan sepuluh koli berukuran besar.
Karena itu, perhatikan juga ukuran barang sebelum menentukan tempat penerimaan.
Kalau barang yang dikirim cukup banyak, informasi berat dan dimensinya bisa dipersiapkan saat mempertimbangkan pengiriman cargo.
Siapkan orang yang membantu
Kalau jumlah barang cukup banyak, jangan sampai hanya satu orang yang harus menerima semuanya.
Tentukan siapa yang akan membantu proses penerimaan dan pemindahan barang.
Pembagian tugas sederhana bisa membuat proses bongkar menjadi lebih cepat dan teratur.
Pastikan akses masuk tidak terhalang
Coba lihat kembali jalur menuju tempat penyimpanan.
Apakah ada meja, rak, kendaraan, atau barang lain yang menghalangi?
Kalau ada, sebaiknya dipindahkan terlebih dahulu.
Hal kecil seperti ini bisa membuat proses pemindahan barang jauh lebih mudah.
Pisahkan barang setelah diterima
Setelah barang diturunkan, jangan langsung menyebarkannya ke seluruh area.
Kelompokkan terlebih dahulu berdasarkan kebutuhan atau tujuan.
Misalnya barang untuk stok, barang untuk cabang, dan barang yang akan langsung digunakan.
Dengan begitu, area penerimaan tetap lebih mudah dikontrol.
Jangan lupa proses pengecekan
Setelah barang berada di tempat yang aman, lakukan pengecekan.
Cocokkan jumlahnya dengan catatan yang sudah dibuat.
Kalau ada barang yang belum sesuai, kamu bisa langsung mengetahuinya sebelum semuanya dipindahkan.
Kalau barang akan dikirim lagi, beri area tersendiri
Ada barang yang setelah diterima ternyata tidak akan disimpan lama karena harus dikirim kembali ke lokasi lain.
Kalau seperti ini, sebaiknya pisahkan dari barang yang memang akan menjadi stok.
Kamu juga bisa mengecek tujuan dan jadwal pengiriman berikutnya supaya barang tidak terlalu lama menumpuk di area penerimaan.
Jangan membuat area penerimaan terlalu penuh
Kalau sudah tahu akan ada kiriman besar, usahakan area penerimaan dikosongkan terlebih dahulu.
Jangan menunggu barang datang baru mencari tempat.
Dengan begitu, ketika kiriman tiba, proses bongkar bisa langsung dilakukan tanpa harus memindahkan barang lain terlebih dahulu.
Ruang penerimaan juga bagian dari persiapan
Pengiriman bukan hanya soal barang berangkat dan sampai.
Ada proses sebelum barang datang, saat barang diterima, sampai barang ditempatkan di lokasi tujuan.
Kalau area penerimaan sudah dipersiapkan, proses tersebut bisa berjalan lebih rapi.
Jadi sebelum kiriman berikutnya datang, coba lihat area tujuan.
Barangnya sudah punya tempat untuk mendarat, atau nanti baru sibuk cari ruang setelah semuanya datang? 😆📦