Select Page

Kelihatannya barangnya sama, jumlahnya juga sama, tapi cara menyiapkannya ternyata belum tentu bisa disamakan. 😄

Contohnya, mengirim beberapa kardus pakaian tentu berbeda persiapannya dengan mengirim peralatan toko, mesin, atau barang berukuran besar. Bukan karena salah satunya lebih sulit, tetapi karena setiap barang punya karakteristik yang berbeda.

Itulah kenapa sebelum mengirim barang, sebaiknya jangan hanya melihat jumlahnya. Jenis, ukuran, bentuk, dan kondisi barang juga perlu diperhatikan.

Kenali Barang yang Akan Dikirim

Langkah pertama sebenarnya sederhana: kenali dulu barangnya.

Apakah barang mudah pecah? Apakah ukurannya besar? Apakah bentuknya tidak beraturan? Apakah ada bagian yang mudah tergores atau rusak?

Pertanyaan seperti ini akan membantu menentukan persiapan yang dibutuhkan.

Barang yang terlihat kuat pun tetap perlu diperlakukan sesuai karakteristiknya. Apalagi kalau barang tersebut akan menempuh perjalanan cukup jauh.

Ukuran Barang Juga Perlu Diperhatikan

Dua barang dengan berat yang sama belum tentu membutuhkan ruang yang sama.

Misalnya ada barang yang berat tetapi ukurannya kecil. Di sisi lain, ada barang yang bobotnya tidak terlalu besar tetapi ukurannya memakan banyak ruang.

Karena itu, jangan hanya mencatat berat barang. Ukuran dan jumlah kemasan juga sebaiknya diketahui sejak awal.

Informasi tersebut akan membuat perencanaan pengiriman menjadi lebih jelas.

Bentuk Barang Bisa Mempengaruhi Cara Packing

Barang berbentuk kotak tentu lebih mudah dikemas dibandingkan barang yang panjang, lebar, atau memiliki bagian yang menonjol.

Kalau bentuknya tidak biasa, jangan memaksakan kemasan yang justru membuat barang terlalu sempit atau bagian tertentu tidak terlindungi.

Coba sesuaikan kemasan dengan bentuk barang. Tujuannya bukan membuat barang terlihat bagus, tetapi membuatnya lebih siap menghadapi proses pemindahan dan perjalanan.

Jangan Lupa Perhatikan Bagian yang Rentan

Kadang kerusakan bukan terjadi pada bagian utama barang, tetapi justru pada bagian kecil yang mudah terlewat.

Misalnya sudut, pegangan, sambungan, roda, permukaan tertentu, atau komponen yang menonjol.

Sebelum dikemas, coba periksa bagian-bagian tersebut.

Kalau ada bagian yang perlu perlindungan tambahan, sebaiknya ditangani sejak awal daripada baru menyadarinya setelah barang sudah berada dalam perjalanan.

Barang Banyak Bukan Berarti Semuanya Harus Diperlakukan Sama

Kalau dalam satu pengiriman terdapat beberapa jenis barang, tidak berarti semua barang harus menggunakan cara packing yang sama.

Misalnya dalam satu pengiriman terdapat kardus stok, peralatan toko, dan beberapa barang berukuran besar.

Masing-masing bisa membutuhkan perhatian yang berbeda.

Pisahkan barang berdasarkan jenis atau karakteristiknya. Dengan begitu, kamu akan lebih mudah menentukan bagian mana yang membutuhkan perlindungan tambahan.

Beri Tanda Kalau Memang Diperlukan

Kalau ada kemasan yang memiliki catatan khusus, jangan ragu untuk memberikan tanda yang mudah dikenali.

Misalnya terdapat barang yang perlu diperhatikan posisinya atau bagian tertentu yang tidak boleh tertindih.

Informasi seperti ini bisa membantu orang yang menangani barang memahami kondisi kemasan tanpa harus membukanya terlebih dahulu.

Namun, tanda tersebut tetap sebaiknya menjadi pelengkap, bukan satu-satunya perlindungan. Kemasan tetap perlu disiapkan dengan baik.

Cek Lagi Sebelum Barang Berangkat

Sebelum barang diserahkan, lakukan pemeriksaan terakhir.

Tidak perlu lama. Cukup pastikan:

  • kemasan sudah sesuai dengan jenis barang,
  • jumlah koli sudah benar,
  • bagian yang rentan sudah diperhatikan,
  • informasi penerima sudah lengkap,
  • dan tidak ada barang yang tertinggal.

Pengecekan singkat seperti ini bisa membantu mengurangi kesalahan yang sebenarnya bisa dicegah sejak awal.

Jadi, Jangan Menilai Barang Hanya dari Jumlahnya

Satu pengiriman bisa berisi banyak barang, tetapi kebutuhan setiap barang belum tentu sama.

Itulah sebabnya persiapan pengiriman sebaiknya dimulai dengan mengenali barang terlebih dahulu. Setelah itu baru menentukan cara mengemas, memberi tanda, mencatat jumlah, dan menyiapkan informasi pengiriman.

Semakin jelas karakter barang yang akan dikirim, semakin mudah juga menentukan persiapan yang sesuai.

Jadi, sebelum berkata “tinggal kirim”, coba lihat lagi barangnya. Bisa jadi ada beberapa hal kecil yang ternyata perlu disiapkan terlebih dahulu.