Select Page

Besok barang harus berangkat, tapi malam ini baru mulai cari kardus, bubble wrap, dan bongkar-bongkar barang yang mau dikirim?

Wah, jangan sampai begitu. 😭

Kalau barang yang dikirim cuma satu atau dua mungkin masih bisa dikejar. Tapi kalau jumlahnya banyak, ukurannya besar, atau ada beberapa jenis barang sekaligus, persiapannya bisa lebih lama dari yang dibayangkan.

Supaya nggak kelabakan mendekati waktu pengiriman, ada beberapa hal yang sebaiknya sudah dilakukan dari jauh-jauh hari.

Pisahkan dulu barang yang memang akan dikirim

Jangan langsung packing semua barang hanya karena terlihat akan dikirim.

Pisahkan terlebih dahulu barang yang memang sudah siap berangkat.

Kalau pengirimannya untuk toko atau usaha, kamu bisa membuat daftar sederhana supaya tidak ada barang yang tertinggal atau malah ikut terkirim padahal belum dibutuhkan.

Misalnya barang A untuk cabang pertama, barang B untuk gudang, dan barang C masih disimpan di tempat asal.

Dengan cara seperti ini, proses packing juga jadi lebih terarah.

Jangan meremehkan waktu packing

Packing bisa memakan waktu lebih lama dari perkiraan.

Apalagi kalau barangnya banyak dan setiap jenis membutuhkan perlindungan yang berbeda.

Barang yang mudah pecah tentu membutuhkan perhatian lebih dibandingkan barang yang lebih kuat. Begitu juga dengan barang berukuran besar yang tidak bisa langsung dimasukkan ke dalam kardus biasa.

Kalau kebutuhan packing sudah diketahui sejak awal, persiapannya akan jauh lebih tenang.

Catat ukuran dan berat barang

Sebelum mengatur pengiriman, usahakan sudah mengetahui gambaran barang yang akan dikirim.

Berapa jumlahnya?

Berapa kira-kira beratnya?

Apakah ada barang yang ukurannya terlalu besar?

Apakah bentuknya mudah ditumpuk?

Informasi seperti ini bisa membantu ketika menentukan kebutuhan pengiriman. Untuk barang dengan ukuran atau jumlah yang cukup besar, kamu juga bisa melihat pilihan pengiriman cargo sesuai kebutuhan barang sebelum menentukan pengaturannya.

Jadi, jangan baru mencari tahu kondisi barang setelah semuanya sudah siap berangkat.

Cek alamat sebelum barang ditutup

Ini penting banget.

Jangan sampai barang sudah selesai dipacking, tetapi alamat penerima ternyata belum lengkap.

Pastikan nama penerima, nomor yang bisa dihubungi, alamat, kota, dan informasi tambahan lainnya sudah benar.

Kalau barang dikirim ke toko atau gudang, pastikan juga lokasi yang dituju memang lokasi yang benar.

Lebih baik mengecek alamat beberapa menit lebih awal daripada harus memperbaiki informasi ketika barang sudah siap dikirim.

Kasih tahu penerima dari awal

Penerima juga perlu tahu bahwa ada barang yang akan datang.

Kalau barang dikirim ke toko, beri tahu pihak toko.

Kalau menuju gudang, informasikan kepada orang yang bertugas di sana.

Terutama kalau jumlah barangnya banyak, penerima perlu menyiapkan tempat untuk menampung barang ketika sampai.

Jangan sampai barang tiba sementara orang yang seharusnya menerima malah belum tahu apa-apa.

Perhatikan jadwal keberangkatan

Kalau barang harus sampai pada waktu tertentu, jangan hanya memikirkan tanggal barang berangkat.

Pertimbangkan juga perjalanan menuju tujuan.

Semakin jauh lokasinya, biasanya semakin penting untuk mengetahui jadwal pengiriman sejak awal. Kalau sudah mengetahui rencana waktunya, kamu bisa menyesuaikan proses packing dan persiapan barang.

Informasi jadwal pengiriman juga bisa menjadi salah satu hal yang dicek sebelum menentukan kapan barang mulai dipersiapkan.

Sisakan waktu untuk hal yang tidak terduga

Ini yang sering dilupakan.

Kalau kamu memperkirakan packing selesai pukul 5 sore dan barang langsung berangkat pukul 5.30, sedikit saja ada kendala bisa membuat semuanya ikut mundur.

Lebih aman memberikan jeda waktu.

Misalnya ada barang yang ternyata belum selesai dipacking, alamat perlu dikonfirmasi lagi, atau ada barang yang jumlahnya ternyata berbeda dari catatan.

Dengan adanya waktu tambahan, kamu tidak perlu mengerjakan semuanya dengan terburu-buru.

Jangan tunggu sampai barang benar-benar harus berangkat

Persiapan pengiriman akan terasa jauh lebih ringan kalau dilakukan sedikit demi sedikit.

Hari pertama bisa mulai dari mendata barang.

Berikutnya mengecek ukuran dan berat.

Kemudian menyiapkan packing.

Setelah itu memastikan alamat dan penerima.

Terakhir, tinggal mengecek kembali semuanya sebelum barang berangkat.

Daripada semua pekerjaan menumpuk di satu malam, lebih baik dicicil dari awal.

Biar besok nggak panik

Barang yang siap dikirim bukan cuma barang yang sudah selesai dipacking.

Barang juga perlu memiliki tujuan yang jelas, penerima yang siap, dan waktu pengiriman yang sudah dipertimbangkan.

Jadi kalau besok barang harus berangkat, jangan baru mulai bersiap malam ini.

Semakin banyak yang disiapkan dari awal, semakin sedikit yang perlu diburu-buru di menit terakhir. 📦