Select Page

Kalau barang yang mau dikirim sudah mulai banyak, biasanya muncul keinginan untuk menggabungkannya sekalian.

Daripada beberapa kali kirim, rasanya lebih praktis kalau barang yang tujuannya sama diberangkatkan bersama.

Tapi sebelum semuanya dicampur, tetap ada beberapa hal yang perlu dicek. Jangan sampai karena ingin lebih praktis, barang malah sulit dihitung atau salah tujuan.

Lihat dulu tujuan masing-masing barang

Langkah pertama, cek barang tersebut akan dikirim ke mana.

Kalau beberapa barang memang memiliki tujuan yang sama, kamu bisa mengelompokkannya.

Sementara barang yang memiliki tujuan berbeda sebaiknya tetap dipisahkan.

Dengan begitu, saat proses bongkar nanti tidak perlu memilah ulang semuanya dari awal.

Kelompokkan barang yang sejenis

Selain tujuan, jenis barang juga bisa menjadi dasar pengelompokan.

Misalnya stok produk ditempatkan bersama, sedangkan perlengkapan usaha dibuat kelompok sendiri.

Pengelompokan ini akan membuat proses packing lebih rapi dan memudahkan pengecekan.

Hitung jumlah setelah digabungkan

Setelah menentukan barang yang akan disatukan, hitung kembali jumlahnya.

Jangan langsung menggunakan catatan lama karena bisa saja ada barang tambahan yang baru dimasukkan.

Catat jumlah kardus, karung, atau koli secara keseluruhan.

Kalau jumlah barang cukup banyak, informasi berat dan ukurannya juga sebaiknya disiapkan saat mempertimbangkan pengiriman cargo.

Perhatikan ukuran setiap barang

Menggabungkan barang bukan berarti semua barang bisa diperlakukan sama.

Ada barang kecil yang mudah ditata, tetapi ada juga barang panjang atau berukuran besar yang membutuhkan ruang lebih banyak.

Karena itu, cek ukuran barang sebelum menentukan cara penataannya.

Jangan campur barang yang membutuhkan perlakuan berbeda

Kalau ada barang yang mudah rusak, memiliki bentuk khusus, atau membutuhkan perlindungan tambahan, jangan asal dicampur dengan barang lainnya.

Pisahkan jika memang diperlukan.

Tujuannya supaya proses penanganan tetap lebih mudah dan barang yang membutuhkan perhatian khusus tidak terabaikan.

Beri label setelah semuanya siap

Setelah barang dikelompokkan dan dikemas, beri tanda yang jelas.

Bisa berupa nama tujuan, jenis barang, atau nomor koli.

Misalnya:

Tujuan A — Koli 1/8

Tujuan A — Koli 2/8

Tujuan B — Koli 1/4

Label seperti ini sederhana, tapi akan sangat membantu saat barang tiba.

Pastikan penerima mengetahui jumlah barang

Kalau barang yang dikirim cukup banyak, penerima sebaiknya mengetahui jumlah koli yang akan datang.

Dengan begitu, mereka bisa mencocokkan barang ketika diterima.

Kalau ada jumlah yang tidak sesuai, perbedaannya bisa diketahui lebih cepat.

Cek jadwal sebelum barang diberangkatkan

Setelah semua siap, perhatikan juga waktu pengirimannya.

Kalau beberapa barang digabungkan dalam satu pengiriman, pastikan waktu kedatangannya masih sesuai dengan kebutuhan penerima.

Kamu bisa mengecek jadwal pengiriman dan tujuan terlebih dahulu agar persiapannya bisa disesuaikan.

Jangan lupa cek kembali sebelum berangkat

Sebelum barang benar-benar diberangkatkan, lakukan pengecekan terakhir.

Pastikan:

  • tujuan sudah benar
  • jumlah koli sudah sesuai
  • label sudah terpasang
  • packing sudah siap
  • penerima sudah mengetahui pengiriman
  • jadwal sudah diperhatikan

Kalau semuanya sudah sesuai, barulah barang siap berangkat.

Menggabungkan barang boleh, asal tetap teratur

Mengirim beberapa barang sekaligus memang bisa membuat persiapan terasa lebih praktis.

Tapi tetap perlu ada batasnya.

Barang yang memiliki tujuan sama bisa dikelompokkan, sedangkan barang yang berbeda tujuan atau membutuhkan perlakuan khusus sebaiknya tetap dipisahkan.

Jadi, sebelum semua barang dimasukkan ke satu pengiriman, jangan cuma bertanya:

“Bisa digabung nggak?”

Tapi tanyakan juga:

“Kalau sudah digabung, nanti masih gampang dicek nggak?” 📦