Select Page

Hai hai hai, kalian yang lagi siap-siap kirim barang! 👋

Barang sudah masuk kardus, sudah diikat, bahkan mungkin sudah siap diambil ekspedisi. Tapi ada satu hal yang sering dianggap sepele: alamat penerima.

Kelihatannya memang gampang, tinggal tulis alamat lalu barang bisa langsung berangkat. Padahal, kalau informasi yang diberikan kurang lengkap, proses pengiriman bisa jadi lebih ribet. Apalagi kalau barang dikirim ke luar kota atau ke daerah yang belum terlalu familiar.

Sebelum barang benar-benar berangkat, coba cek lagi alamat penerimanya. Jangan sampai barangnya sudah siap, tapi informasi tujuannya justru masih bikin bingung.

1. Jangan hanya menulis nama kota

Menulis “Jayapura, Papua” saja tentu belum cukup sebagai alamat pengiriman.

Sebaiknya informasi penerima ditulis lebih lengkap, mulai dari nama penerima, nomor HP yang bisa dihubungi, nama jalan, nomor rumah atau bangunan jika ada, kelurahan, kecamatan, hingga kota atau kabupaten.

Semakin jelas informasi yang diberikan, semakin mudah tujuan barang dicocokkan dengan data pengiriman.

Kalau kamu sedang menyiapkan barang untuk dikirim ke Papua, kamu juga bisa melihat informasi tentang pengiriman cargo ke Papua sebelum menentukan kebutuhan pengirimannya.

2. Nomor HP penerima juga penting

Bagian ini sering baru dicari ketika barang sudah mau dikirim.

Padahal, nomor HP penerima sebaiknya sudah disiapkan sejak awal. Pastikan nomor yang dicantumkan memang masih aktif dan bisa dihubungi.

Kalau ada informasi yang perlu dikonfirmasi mengenai penerima atau lokasi tujuan, nomor tersebut akan sangat membantu komunikasi.

Jadi, jangan asal memasukkan nomor yang sudah tidak digunakan.

3. Bedakan alamat rumah, toko, dan lokasi proyek

Kalau barang dikirim untuk kebutuhan usaha, alamat penerima belum tentu berupa rumah.

Bisa saja barang ditujukan ke toko, gudang, kantor, atau lokasi proyek. Karena itu, tuliskan juga nama tempatnya jika memang ada.

Contohnya, jangan hanya menulis nama jalan. Tambahkan keterangan seperti “Gudang Budi”, “Toko XYZ”, atau nama lokasi yang memang dikenal oleh penerima.

Informasi tambahan seperti ini bisa membuat alamat lebih mudah dikenali ketika barang sedang diproses.

4. Tanya penerima sebelum barang berangkat

Kalau kamu sendiri tidak yakin dengan alamat yang diberikan, lebih baik tanyakan kembali kepada penerima.

Misalnya, lokasi yang ditulis ternyata berbeda dengan alamat yang biasa digunakan penerima. Daripada baru menyadarinya setelah barang dikirim, lebih baik mengeceknya dari awal.

Apalagi untuk pengiriman ke daerah yang cukup jauh. Kesalahan kecil pada alamat bisa membuat proses menjadi lebih panjang karena informasi tujuan perlu dikonfirmasi kembali.

Kalau kamu juga ingin mengetahui perkiraan biaya berdasarkan kota tujuan dan berat barang, kamu bisa cek ongkir BJA Logistic terlebih dahulu.

5. Simpan alamat yang sudah dikonfirmasi

Kalau kamu sering mengirim barang ke pelanggan atau cabang usaha yang sama, jangan hanya mengandalkan chat lama.

Simpan alamat yang sudah dikonfirmasi supaya saat ada pengiriman berikutnya kamu tidak perlu mencari-cari lagi.

Untuk pemilik usaha, cara sederhana seperti ini juga bisa membantu mengurangi kesalahan saat menyiapkan beberapa pengiriman sekaligus.

Apalagi kalau dalam satu waktu ada beberapa barang yang harus dikirim ke tujuan berbeda.

Sebelum Barang Diambil, Cek Lagi

Sebelum menyerahkan barang kepada ekspedisi, luangkan waktu sebentar untuk mengecek:

  • Nama penerima sudah benar
  • Nomor HP masih aktif
  • Alamat lengkap
  • Kecamatan dan kota/kabupaten sesuai
  • Nama toko, gudang, atau lokasi tujuan sudah dicantumkan jika diperlukan
  • Informasi tambahan mengenai lokasi sudah diberikan jika memang dibutuhkan

Jangan sampai semua urusan packing sudah selesai, tetapi alamatnya justru masih belum jelas.

Kalau barang yang dikirim cukup besar atau terdiri dari beberapa koli, persiapannya juga perlu diperhatikan dari awal. Kamu bisa membaca Tips Packing Cargo Laut agar Barang Aman Sampai Tujuan sebagai referensi sebelum barang diserahkan.

Barangnya Sudah Siap? Jangan Lupa Alamatnya

Packing sudah selesai bukan berarti semua persiapan pengiriman sudah beres.

Nama penerima, nomor HP, alamat, dan lokasi tujuan juga perlu diperiksa kembali. Hal kecil seperti ini memang kelihatannya sederhana, tetapi justru sering terlewat ketika sedang menyiapkan banyak barang sekaligus.

Jadi sebelum barang berangkat, coba cek lagi semuanya dari awal.

Kalau kamu sudah tahu barang akan dikirim ke mana dan ingin mengetahui perkiraan biaya pengirimannya, kamu bisa cek ongkir terlebih dahulu supaya informasi pengirimannya lebih jelas.