Kalau tujuan pengiriman sudah beda pulau, biasanya persiapannya memang sedikit lebih banyak.
Bukan berarti harus ribet, tapi ada beberapa hal yang sebaiknya sudah dipikirkan sebelum barang berangkat. Apalagi kalau barang yang dikirim jumlahnya banyak atau ukurannya cukup besar.
Daripada semuanya baru dipikirkan ketika barang sudah siap diambil, lebih baik mulai dari hal-hal sederhana dulu.
Kenali barang yang akan dikirim
Sebelum menentukan pengiriman, coba cek lagi barang yang akan dibawa.
Apa jenis barangnya?
Berapa jumlahnya?
Apakah ada barang yang ukurannya besar?
Apakah ada bagian yang mudah rusak?
Informasi seperti ini penting karena setiap barang bisa membutuhkan persiapan yang berbeda.
Kalau barang terdiri dari banyak jenis, buat daftar sederhana agar lebih mudah mengeceknya.
Jangan lupa ukur barang
Berat memang penting, tetapi ukuran juga perlu diperhatikan.
Barang seperti meja, rak, mesin, peralatan usaha, atau perlengkapan toko bisa membutuhkan ruang yang cukup besar meskipun jumlahnya tidak terlalu banyak.
Karena itu, catat panjang, lebar, dan tinggi barang yang memang berukuran besar.
Kalau kamu sedang mempertimbangkan pengiriman cargo untuk barang besar dan banyak, informasi berat dan ukuran tersebut akan lebih mudah digunakan saat menyesuaikan kebutuhan pengiriman.
Siapkan packing sebelum hari keberangkatan
Jangan menunggu sampai barang akan berangkat baru mulai packing.
Kalau jumlah barangnya banyak, proses ini bisa memakan waktu.
Pisahkan barang berdasarkan jenisnya dan gunakan perlindungan yang sesuai.
Barang yang mudah pecah tentu membutuhkan perhatian berbeda dengan barang yang lebih kuat.
Untuk barang berukuran besar, perhatikan juga bagian yang mudah terbentur atau tergores.
Tentukan tujuan dengan jelas
Barang mau dikirim ke mana?
Pertanyaan ini sebaiknya sudah memiliki jawaban yang jelas sebelum barang diberangkatkan.
Kalau tujuannya adalah toko, pastikan alamat tokonya benar.
Kalau menuju gudang, pastikan lokasi gudangnya juga sudah sesuai.
Jangan lupa mencatat nama penerima dan nomor yang bisa dihubungi.
Kalau ada informasi tambahan seperti lantai, nomor unit, blok, atau patokan lokasi, cantumkan juga jika memang diperlukan.
Perhatikan kapan barang dibutuhkan
Selain menentukan tujuan, tentukan juga kapan barang harus sudah tiba.
Misalnya barang dibutuhkan untuk stok toko, pembukaan cabang, proyek, atau kebutuhan usaha lainnya.
Setelah mengetahui tanggal kebutuhannya, kamu bisa menyesuaikan waktu persiapan dan pengiriman.
Jangan membuat jadwal terlalu mepet supaya masih ada waktu jika ada hal yang perlu diperbaiki.
Cek jadwal pengiriman dari awal
Untuk tujuan yang cukup jauh, jadwal pengiriman sebaiknya tidak baru dicari ketika barang sudah selesai dipacking.
Lebih baik cek lebih awal supaya kamu bisa menentukan kapan barang harus mulai dipersiapkan.
Informasi mengenai jadwal pengiriman dan tujuan cargo juga bisa menjadi salah satu hal yang diperhatikan sebelum menentukan waktu keberangkatan.
Dengan begitu, persiapan barang bisa disesuaikan dengan rencana perjalanan.
Pastikan penerima sudah siap
Barang sudah berangkat bukan berarti semuanya selesai.
Penerima juga perlu mengetahui bahwa akan ada kiriman yang datang.
Kalau barangnya banyak, beri tahu jumlah barang atau koli yang akan diterima supaya mereka bisa menyiapkan tempat.
Kalau barang berukuran besar, pastikan juga akses menuju lokasi cukup untuk proses pemindahan.
Cek kembali sebelum barang berangkat
Sebelum barang benar-benar dikirim, lakukan pengecekan terakhir.
Pastikan jumlah barang sudah sesuai, packing sudah aman, alamat sudah benar, nomor penerima aktif, dan waktu pengiriman sudah diperhitungkan.
Tidak perlu buru-buru.
Lebih baik menghabiskan beberapa menit untuk mengecek daripada baru menemukan informasi yang salah setelah barang berangkat.
Pengiriman beda pulau perlu persiapan dari awal
Mengirim barang ke luar pulau bukan cuma soal memasukkan barang ke dalam kemasan lalu memberangkatkannya.
Ada barang yang perlu dicatat, ukuran yang perlu diperhatikan, packing yang harus disiapkan, alamat yang harus dipastikan, dan penerima yang perlu diberi tahu.
Kalau semuanya sudah dipersiapkan dari awal, prosesnya tentu akan terasa lebih teratur.
Jadi sebelum barang berangkat, jangan cuma bertanya:
“Sudah siap dikirim?”
Tapi coba tanyakan juga:
“Sudah siap sampai tujuan?” 📦