Punya barang besar yang harus dikirim ke tempat lain? Sebelum sibuk mencari kemasan dan menentukan jadwal, ada satu hal yang sering terlupakan: barang tersebut nanti masuk lewat mana?
Kelihatannya sepele, tapi ukuran barang yang besar bisa membuat proses penerimaan jadi berbeda. Jangan sampai barang sudah sampai tujuan, tetapi ternyata pintu atau akses masuknya terlalu sempit.
Ukur barang sebelum dikirim
Mulai dari mengetahui ukuran barangnya.
Catat panjang, lebar, dan tinggi, terutama untuk barang seperti mesin, meja, rak, peralatan usaha, atau benda lain yang dimensinya cukup besar.
Jangan hanya mencatat jumlah barang. Ukurannya juga perlu diketahui agar persiapan pengiriman lebih jelas.
Kalau barang yang akan dikirim cukup besar atau jumlahnya banyak, informasi ukuran dan berat bisa disiapkan ketika mempertimbangkan pengiriman cargo untuk barang berukuran besar.
Cek ukuran pintu di lokasi tujuan
Setelah mengetahui ukuran barang, lihat juga akses menuju lokasi penerima.
Apakah barang bisa melewati pintu utama?
Bagaimana dengan lorongnya?
Apakah ada tangga atau belokan sempit?
Hal-hal seperti ini lebih baik diketahui sebelum barang diberangkatkan.
Kalau barang berukuran besar, selisih beberapa sentimeter saja bisa membuat proses pemindahan menjadi lebih sulit.
Jangan lupa area bongkar
Selain pintu masuk, area untuk menurunkan barang juga perlu diperhatikan.
Apakah kendaraan bisa berhenti cukup dekat dengan lokasi?
Apakah tersedia ruang untuk menurunkan barang?
Apakah ada tempat sementara untuk meletakkan barang setelah diturunkan?
Informasi ini bisa membantu penerima mempersiapkan lokasi sebelum barang datang.
Pastikan ada orang yang membantu
Barang besar biasanya tidak mudah dipindahkan sendirian.
Sebelum pengiriman dilakukan, pastikan pihak penerima sudah mengetahui jadwal kedatangan dan bisa menyiapkan orang yang membantu proses penerimaan.
Kalau barangnya berat atau bentuknya sulit dipindahkan, persiapan tenaga juga perlu diperhatikan.
Lindungi bagian yang mudah rusak
Barang besar bukan berarti selalu kuat di semua bagian.
Ada bagian tertentu yang mungkin mudah tergores, penyok, atau terbentur.
Sebelum packing, periksa bagian yang paling rentan dan berikan perlindungan tambahan jika diperlukan.
Jangan sampai perhatian hanya tertuju pada ukuran barang sementara bagian kecil yang penting justru tidak terlindungi.
Berikan informasi yang jelas kepada penerima
Sebelum barang berangkat, beri tahu penerima mengenai barang yang akan datang.
Sampaikan jenis barang, jumlahnya, dan kalau memang berukuran besar, informasikan juga ukurannya.
Dengan begitu, penerima punya waktu untuk mempersiapkan lokasi.
Cek jadwal dari awal
Barang berukuran besar sebaiknya tidak dipersiapkan secara mendadak.
Tentukan kapan barang dibutuhkan di lokasi tujuan, lalu sesuaikan dengan rencana pengirimannya.
Kamu juga bisa mengecek jadwal pengiriman dan tujuan yang tersedia lebih awal supaya waktu persiapan barang tidak terlalu mepet.
Setelah barang sampai, jangan langsung pergi
Begitu barang tiba, cek kembali kondisinya.
Pastikan jumlah dan jenis barang sesuai dengan catatan.
Setelah itu, perhatikan apakah barang bisa langsung ditempatkan di lokasi yang sudah disiapkan.
Kalau semuanya sudah sesuai, proses penerimaan bisa diselesaikan dengan lebih tenang.
Barang besar bukan cuma soal berat
Saat mengirim barang berukuran besar, jangan hanya memikirkan beratnya.
Ukuran barang, akses menuju lokasi, tempat bongkar, orang yang menerima, dan waktu kedatangan juga perlu diperhatikan.
Persiapan kecil seperti mengecek ukuran pintu atau jalur masuk bisa membuat perbedaan besar ketika barang benar-benar tiba.
Jadi sebelum barang besar diberangkatkan, coba cek satu hal lagi:
“Nanti barang ini masuk lewat mana?” 📦