Hai hai, Sobat BJA Express! 👋
Pernah ada di posisi barang sudah selesai dipacking, tapi begitu lihat semuanya malah bingung, “Ini nanti ditaruh sebelah mana dulu, ya?” 😅
Hal seperti ini cukup sering terjadi kalau barang yang dikirim jumlahnya banyak. Kardus sudah tertutup semua, tetapi tidak ada urutan atau pengelompokan yang jelas. Akhirnya, saat harus mencari satu barang tertentu, kita malah perlu membongkar beberapa bagian sekaligus.
Padahal, menyusun barang sebelum berangkat nggak harus ribet. Ada beberapa cara sederhana yang bisa membuat prosesnya jauh lebih gampang.
Kelompokkan barang yang punya tujuan sama
Kalau satu pengiriman terdiri dari banyak jenis barang, coba kelompokkan berdasarkan tujuan penggunaannya.
Misalnya perlengkapan toko diletakkan bersama, stok produk dibuat dalam kelompok sendiri, dan barang pendukung dipisahkan.
Dengan begitu, saat barang sampai nanti, penerima tidak perlu membuka semua kardus hanya untuk mencari satu jenis barang.
Beri nomor pada setiap koli
Ini kelihatannya sepele, tapi sangat membantu ketika jumlah barang mulai banyak.
Misalnya ada sepuluh koli, kamu bisa memberikan nomor:
1/10, 2/10, 3/10, dan seterusnya.
Jadi, kalau saat pengecekan ternyata baru ada sembilan koli yang diterima, kamu bisa langsung mengetahui bagian mana yang belum ditemukan.
Cara ini juga membuat pencatatan barang jadi lebih rapi tanpa perlu membuat sistem yang rumit.
Barang yang sering dibutuhkan jangan disembunyikan
Ada barang yang mungkin langsung digunakan begitu sampai. Kalau begitu, jangan letakkan di posisi yang sulit dijangkau atau bercampur dengan barang yang belum diperlukan.
Pisahkan barang yang kemungkinan besar akan langsung digunakan.
Misalnya perlengkapan untuk membuka toko, alat kerja, atau stok yang memang sudah ditunggu. Dengan begitu, penerima bisa mengambilnya lebih cepat tanpa harus membongkar tumpukan lainnya.
Kalau kamu sedang menyiapkan pengiriman barang dalam jumlah banyak, kamu juga bisa melihat pilihan layanan pengiriman yang tersedia sebelum menentukan kebutuhan pengiriman.
Perhatikan barang yang ukurannya besar
Barang berukuran besar biasanya membutuhkan ruang lebih banyak. Karena itu, jangan hanya melihat jumlah koli saat menyusun barang.
Coba perhatikan juga bentuk dan ukurannya.
Barang yang terlalu besar sebaiknya tidak dipaksakan berada di tempat yang bisa membuat kemasan lain tertindih. Selain membuat susunan kurang rapi, hal tersebut juga bisa menyulitkan ketika barang perlu dipindahkan.
Foto susunan barang sebelum berangkat
Nah, ini trik kecil yang cukup berguna.
Sebelum barang berangkat, ambil beberapa foto susunan barang. Tidak perlu dibuat formal seperti dokumentasi perusahaan.
Foto tersebut bisa menjadi pengingat mengenai posisi dan kelompok barang sebelum dikirim.
Ketika barang sudah sampai, foto itu juga bisa membantu penerima mencocokkan barang yang datang.
Jangan lupa buat catatan singkat
Kalau barangnya sudah banyak, mengandalkan ingatan saja biasanya mulai bikin pusing.
Buat catatan sederhana mengenai jumlah koli, isi masing-masing kelompok, dan tujuan barang.
Nggak perlu panjang. Yang penting ketika kamu atau penerima melihat catatan tersebut, langsung tahu barang mana yang dimaksud.
Kalau kamu sedang merencanakan pengiriman berikutnya, informasi mengenai pengiriman barang dan layanan yang tersedia juga bisa dijadikan referensi.
Yang penting bukan cuma rapi, tapi mudah dicek
Menyusun barang sebelum dikirim sebenarnya bukan soal membuat semuanya terlihat sempurna.
Tujuannya lebih sederhana: supaya barang gampang dihitung, gampang ditemukan, dan nggak bikin bingung ketika sudah sampai di tujuan.
Jadi, kalau besok kamu punya banyak barang yang harus dikirim, jangan langsung tumpuk semuanya jadi satu.
Kelompokkan, beri tanda, lalu catat. Tiga langkah kecil yang bisa bikin urusan barang jauh lebih gampang. 😉