Hai, kamu yang lagi sibuk menyiapkan barang untuk dikirim, coba berhenti sebentar. 😄 Jangan karena sudah menentukan hari pengiriman, semua barang langsung dianggap siap. Kadang masih ada satu-dua barang yang belum lengkap, kemasannya belum beres, atau informasi penerimanya belum jelas.
Hal seperti ini kelihatannya kecil, tapi bisa bikin persiapan jadi lebih panjang. Apalagi kalau barang yang dikirim cukup banyak atau tujuannya jauh.
Cek dulu barang yang benar-benar sudah siap
Sebelum barang dikumpulkan untuk dikirim, pisahkan mana yang memang sudah siap dan mana yang masih perlu diselesaikan.
Misalnya ada barang yang masih menunggu komponen, belum selesai dikemas, atau masih berada di tempat lain. Jangan sampai semuanya tercampur dan akhirnya sulit membedakan barang yang sudah siap dengan yang belum.
Kalau perlu, buat dua kelompok sederhana:
Sudah siap
Barang sudah lengkap dan bisa dikemas atau dikirim.
Belum siap
Masih ada bagian yang harus dicek atau dilengkapi.
Dengan begitu, kamu tidak perlu mengingat semuanya sendiri.
Jangan lupa cek jumlah dan jenis barang
Setelah barang terkumpul, hitung kembali jumlahnya.
Kalau ada beberapa jenis barang, tulis satu per satu. Misalnya 5 koli perlengkapan toko, 3 koli stok barang, dan 2 koli peralatan.
Cara ini akan membantu ketika barang sudah masuk proses pengiriman. Kamu punya catatan yang bisa digunakan untuk mencocokkan jumlah barang.
Kemasan juga perlu dilihat lagi
Barang yang sudah terkumpul belum tentu berarti sudah siap berangkat.
Perhatikan kondisi kemasannya. Apakah kardus masih tertutup dengan baik? Apakah ada bagian yang mudah terbuka? Apakah barang di dalamnya sudah cukup terlindungi?
Kalau ada kemasan yang terlihat kurang rapi, lebih baik diperbaiki sebelum barang diserahkan.
Pastikan tujuan barang tidak tertukar
Kalau kamu punya beberapa tujuan sekaligus, beri tanda pada setiap kelompok barang.
Contohnya:
- Cabang Surabaya
- Gudang Malang
- Toko Sidoarjo
Tulis dengan jelas dan mudah dibaca. Jangan hanya mengandalkan ingatan, terutama kalau barang yang dikirim bentuknya hampir sama.
Informasi penerima jangan sampai ketinggalan
Nama penerima dan nomor telepon sebaiknya sudah tersedia sebelum barang berangkat.
Untuk alamat, pastikan informasi yang diberikan cukup jelas. Kalau ada patokan lokasi atau keterangan tambahan yang memang dibutuhkan, masukkan juga.
Hal sederhana seperti ini bisa membantu ketika barang sudah mendekati tujuan.
Kalau masih ada yang belum siap, jangan buru-buru
Kalau ternyata masih ada barang yang belum lengkap, jangan langsung panik.
Cek dulu apa yang kurang dan apakah barang tersebut memang harus ikut dalam pengiriman yang sama. Dengan begitu, kamu bisa menentukan langkah berikutnya berdasarkan kondisi sebenarnya, bukan karena terburu-buru mengejar jadwal.
Kalau masih ada yang perlu dipastikan soal pengiriman, kamu juga bisa melihat beberapa informasi tambahan yang mungkin membantu sebelum barang diberangkatkan di sini
Yang penting bukan cuma cepat berangkat
Menyiapkan barang sebelum dikirim memang membutuhkan waktu. Tapi, lebih baik meluangkan sedikit waktu untuk mengecek semuanya daripada baru menyadari ada barang yang tertinggal ketika proses pengiriman sudah berjalan.
Jadi sebelum bilang “semua sudah siap dikirim”, coba cek lagi dari barangnya, jumlahnya, kemasan, tujuan, sampai informasi penerima.
Kalau semuanya sudah jelas, proses berikutnya tentu jadi lebih mudah dan kamu juga nggak perlu bolak-balik mengecek karena ada sesuatu yang terlupa.