Select Page

Hai, buat kamu yang lagi punya rencana kirim barang ke kota lain, jangan cuma fokus pada kapan barang berangkat. 😄 Ada beberapa hal yang sebaiknya dibereskan dari awal supaya nanti nggak sibuk mencari barang, mengecek alamat, atau mengingat jumlah kiriman di saat-saat terakhir.

Apalagi kalau barang yang dikirim bukan cuma satu atau dua koli. Semakin banyak barangnya, semakin penting juga cara menyiapkannya.

Mulai dari tahu barang apa saja yang akan dikirim

Sebelum mengemas semuanya, coba buat daftar sederhana.

Nggak perlu terlalu detail. Cukup tulis nama barang, jumlahnya, dan kalau perlu tujuan masing-masing. Dengan begitu, kamu punya gambaran yang jelas tentang apa saja yang akan ikut dalam pengiriman.

Kalau ada barang yang masih belum tersedia, kamu juga bisa langsung mengetahuinya.

Jangan campur barang dengan tujuan berbeda

Misalnya ada barang untuk toko di kota A dan barang untuk gudang di kota B. Sebaiknya pisahkan sejak awal.

Beri tanda pada setiap kelompok barang. Bisa menggunakan tulisan sederhana seperti nama kota, nama toko, atau nama penerima.

Kelihatannya sepele, tetapi cara seperti ini cukup membantu ketika jumlah barang mulai banyak dan bentuk kemasannya hampir sama.

Cek jumlah sebelum semuanya ditutup

Sebelum kemasan benar-benar ditutup, hitung lagi jumlah barangnya.

Kalau sudah dicatat sebelumnya, tinggal cocokkan saja. Misalnya dalam catatan ada 8 koli, pastikan yang sudah siap memang 8 koli.

Kalau ada selisih, kamu masih bisa mencari tahu sebelum barang berangkat.

Perhatikan barang yang ukurannya berbeda

Nggak semua barang bisa diperlakukan dengan cara yang sama.

Ada barang yang kecil dan mudah ditumpuk, tetapi ada juga yang ukurannya besar, bentuknya tidak beraturan, atau punya bagian tertentu yang perlu diperhatikan.

Untuk barang seperti ini, jangan hanya memikirkan jumlahnya. Perhatikan juga bagaimana barang tersebut dikemas dan ditata agar lebih mudah ditangani.

Pastikan alamat penerima sudah jelas

Barang sudah siap, tapi alamatnya masih ditulis seadanya? Sebaiknya jangan dibiarkan.

Pastikan nama penerima, nomor telepon, alamat, dan kota tujuan sudah tersedia. Kalau ada informasi tambahan yang bisa membantu menemukan lokasi, masukkan juga.

Terutama untuk pengiriman ke gudang, toko, kantor, atau lokasi yang cukup luas.

Simpan catatan pengiriman

Setelah semua siap, jangan langsung mengandalkan ingatan.

Simpan catatan mengenai jumlah barang, tujuan, dan penerima. Kalau ada beberapa kiriman sekaligus, catatan ini bisa membantu kamu mengetahui barang mana yang ditujukan ke lokasi tertentu.

Jadi ketika ingin mengecek kembali, kamu nggak perlu membuka semua kemasan.

Jangan baru mengecek ketika barang mau berangkat

Persiapan sebenarnya bisa dilakukan sedikit demi sedikit.

Hari pertama bisa mulai dari membuat daftar barang. Setelah itu pisahkan berdasarkan tujuan, kemudian cek kemasan dan informasi penerima. Dengan cara seperti ini, kamu nggak perlu mengerjakan semuanya dalam waktu yang sama.

Kalau masih ingin mencari informasi tambahan yang berkaitan dengan proses pengiriman, kamu bisa melihatnya di sini sebagai bahan pertimbangan sebelum barang diberangkatkan.

Biar nggak panik saat hari pengiriman

Kirim barang ke kota lain nggak harus bikin semuanya terasa ribet. Yang penting, jangan menunggu sampai menit terakhir untuk melakukan pengecekan.

Mulai dari daftar barang, jumlah, tujuan, kondisi kemasan, sampai informasi penerima. Kalau semuanya sudah dipersiapkan dari awal, kamu bisa lebih tenang ketika waktunya barang diberangkatkan.

Kadang yang bikin repot bukan barangnya, tapi hal kecil yang lupa dicek. Jadi, sebelum benar-benar dikirim, cek sekali lagi.