Select Page

Hai hai hai, kalian yang lagi punya barang mau dikirim tapi masih muter-muter cari ekspedisi yang cocok 👋

Kadang yang bikin bingung bukan barangnya, tapi justru memilih pengirimannya. Apalagi kalau barang yang mau dikirim bukan cuma satu kardus kecil. Begitu jumlahnya banyak, ukurannya besar, atau tujuannya cukup jauh, pertimbangannya jadi lebih banyak.

Ada yang langsung melihat harga. Ada juga yang lebih mementingkan waktu sampai. Padahal sebelum memilih, ada beberapa hal sederhana yang sebaiknya kamu cek dulu supaya pengiriman tidak bikin repot di belakang.

1. Kenali dulu barang yang mau dikirim

Sebelum mencari ekspedisi, coba lihat lagi barang yang akan dikirim.

Berapa jumlahnya? Ukurannya besar atau kecil? Beratnya kira-kira berapa? Barangnya mudah rusak atau cukup kuat untuk perjalanan jauh?

Hal seperti ini penting karena kebutuhan pengiriman setiap barang bisa berbeda.

Barang yang hanya terdiri dari beberapa paket tentu berbeda penanganannya dengan barang dalam jumlah banyak atau berukuran besar.

Jadi, jangan hanya bilang “mau kirim barang”. Siapkan juga informasi mengenai barang tersebut supaya kamu lebih mudah menjelaskan kebutuhan pengiriman kepada pihak ekspedisi.

2. Jangan cuma tanya harganya

Nah, ini yang biasanya pertama kali ditanyakan.

“Berapa ongkirnya?”

Wajar banget kalau harga menjadi salah satu pertimbangan. Tapi jangan berhenti di situ.

Coba tanyakan juga bagaimana proses pengirimannya, apa saja informasi yang perlu disiapkan, dan apakah ada hal khusus yang perlu diperhatikan untuk barang yang kamu kirim.

Dengan begitu, kamu tidak hanya mendapatkan angka harga, tetapi juga punya gambaran mengenai proses pengirimannya.

Kalau sudah mengetahui berat dan tujuan barang, kamu juga bisa melakukan cek ongkir untuk mendapatkan gambaran biaya pengiriman.

3. Pastikan tujuan pengiriman sudah jelas

Sebelum barang diambil, alamat penerima sebaiknya sudah lengkap.

Nama penerima, nomor yang bisa dihubungi, alamat, kecamatan, kota atau kabupaten, dan informasi tambahan seperti nama toko atau gudang bisa dicantumkan jika memang diperlukan.

Hal ini kelihatannya sederhana, tetapi akan sangat membantu ketika barang sudah masuk proses pengiriman.

Apalagi kalau barang dikirim ke daerah yang cukup jauh. Lebih baik memastikan alamat dari awal daripada harus mencari informasi tambahan ketika barang sudah berangkat.

4. Kalau barangnya banyak, jangan menunggu sampai menit terakhir

Punya barang banyak yang harus dikirim?

Sebaiknya jangan baru mencari ekspedisi ketika barang sudah menumpuk dan harus segera berangkat.

Siapkan informasi barang dari awal. Hitung jumlah koli, cek ukurannya, siapkan data penerima, lalu komunikasikan kebutuhan pengiriman dengan pihak ekspedisi.

Cara seperti ini memang terlihat lebih ribet di awal, tetapi justru bisa membuat persiapannya lebih teratur.

Terutama untuk kebutuhan toko, proyek, kantor, atau usaha yang memang rutin mengirim barang dalam jumlah banyak.

Kalau kamu sedang menyiapkan cargo dalam jumlah besar, kamu juga bisa melihat panduan persiapan kirim cargo sebagai gambaran hal-hal yang perlu disiapkan sebelum barang diberangkatkan.

5. Tanyakan hal yang belum kamu pahami

Tidak perlu merasa harus sudah mengerti semuanya sebelum menghubungi ekspedisi.

Kalau ada istilah yang belum dipahami atau ada bagian proses yang masih membuat bingung, tanyakan saja.

Misalnya soal jenis layanan, cara menghitung biaya, jadwal pengiriman, sampai persiapan barang sebelum diserahkan.

Daripada menebak sendiri dan akhirnya salah menyiapkan barang, lebih baik bertanya sejak awal.

Jangan Sampai Baru Bertanya Setelah Barang Siap

Memilih ekspedisi memang tidak harus dibuat rumit.

Yang penting, kamu tahu barang apa yang akan dikirim, berapa banyak jumlahnya, ke mana tujuannya, dan seperti apa kebutuhan pengirimannya.

Setelah informasi tersebut siap, kamu akan lebih mudah membandingkan layanan yang tersedia dan menentukan langkah berikutnya.

Kalau barang yang akan dikirim berukuran besar atau jumlahnya cukup banyak, persiapkan juga packing cargo dengan baik. Jangan sampai barang sudah siap dikirim tetapi kemasannya justru belum sesuai dengan kebutuhan perjalanan.

Jadi, sebelum barang benar-benar berangkat, pastikan informasi dan persiapannya sudah jelas dari awal. Dengan begitu, kamu tidak perlu buru-buru mencari informasi lagi ketika proses pengiriman sudah berjalan.