Select Page

Hallo, mau kirim barang besar tapi masih sibuk memastikan semuanya sudah siap?

Kadang barang sudah selesai dipacking, kendaraan sudah disiapkan, bahkan alamat penerima juga sudah dicatat. Tapi begitu mau berangkat, baru sadar ada informasi yang belum lengkap. Nomor penerima belum dicek, ukuran barang belum dicatat, atau ternyata ada satu koli yang belum masuk.

Hal-hal kecil seperti ini memang kelihatannya sepele. Tapi kalau pengirimannya terdiri dari banyak barang, satu informasi yang terlewat bisa bikin proses pengecekan jadi lebih ribet.

Supaya nggak perlu bolak-balik mengecek dari awal, coba luangkan waktu sebentar untuk memastikan beberapa hal berikut.

1. Cek lagi jumlah barangnya

Sebelum barang meninggalkan gudang atau tempat usaha, hitung kembali jumlah koli yang akan dikirim.

Misalnya di catatan tertulis 15 koli, pastikan barang yang benar-benar siap memang 15 koli.

Kalau terdiri dari beberapa jenis barang, kamu juga bisa membuat catatan sederhana. Misalnya:

  • 5 koli perlengkapan toko
  • 4 koli barang elektronik
  • 3 koli peralatan usaha
  • 3 koli perlengkapan lainnya

Cara sederhana seperti ini bisa membantu kamu mengetahui apakah semua barang sudah ikut dalam pengiriman.

2. Pastikan kondisi packing sudah sesuai

Setelah packing selesai, jangan langsung menganggap semuanya aman.

Coba lihat kembali bagian luar kemasan. Apakah ada bagian yang terbuka? Apakah barang masih bisa bergerak terlalu bebas di dalam kemasan? Apakah ada bagian yang membutuhkan perlindungan tambahan?

Untuk barang berukuran besar, pengecekan seperti ini lebih baik dilakukan sebelum barang diserahkan daripada baru menyadarinya ketika sudah dalam perjalanan.

Kalau masih ragu dengan jenis packing yang digunakan, tanyakan kepada pihak ekspedisi sebelum pengiriman diproses.

Baca Juga; Cara packing kayu yang baik untuk pengiriman cargo laut

3. Catat berat dan ukuran barang

Kalau kamu sudah mendapatkan data berat dan ukuran, simpan catatannya.

Terutama jika barang terdiri dari beberapa koli dengan ukuran yang berbeda.

Informasi seperti panjang, lebar, tinggi, dan berat akan memudahkan ketika kamu ingin melakukan pengecekan ulang atau menanyakan detail pengiriman.

Jangan hanya mengandalkan ingatan, apalagi kalau jumlah barangnya cukup banyak.

4. Cek kembali alamat penerima

Ini salah satu bagian yang jangan sampai dilewatkan.

Pastikan nama penerima, nomor yang bisa dihubungi, serta alamat tujuan sudah benar.

Kalau alamatnya cukup jauh dari pusat kota atau berada di daerah yang memiliki beberapa nama wilayah yang mirip, sebaiknya pastikan kembali detailnya sebelum barang diberangkatkan.

Lebih baik menghabiskan beberapa menit untuk mengecek alamat daripada harus mencari informasi tambahan ketika barang sudah dalam perjalanan.

5. Pastikan nomor penerima masih aktif

Alamat sudah benar, tapi jangan lupa nomor penerimanya.

Nomor telepon atau WhatsApp akan sangat membantu ketika pihak yang menangani pengiriman membutuhkan konfirmasi mengenai barang atau tujuan.

Kalau pengiriman dilakukan untuk kebutuhan toko, proyek, atau usaha, kamu juga bisa mencatat nomor orang yang memang akan menerima barang di lokasi.

Jadi bukan hanya nama penerima yang dicatat, tetapi orang yang benar-benar bisa dihubungi ketika barang tiba.

6. Simpan data pengiriman

Setelah semua data diberikan ke ekspedisi, simpan informasi pengiriman di tempat yang mudah ditemukan.

Tidak perlu membuat catatan yang rumit. Kamu bisa menyimpan nomor resi, nama penerima, tujuan, jumlah koli, dan tanggal pengiriman dalam satu catatan di HP.

Kalau pengiriman dilakukan secara rutin, cara ini akan jauh lebih membantu. Kamu tidak perlu mencari-cari lagi percakapan lama ketika ingin mengecek pengiriman tertentu.

7. Jangan lupa cek kembali sebelum barang berangkat

Nah, ini bagian terakhir yang sering dilewatkan.

Sebelum barang benar-benar berangkat, lakukan pengecekan singkat:

✓ Jumlah koli sudah sesuai
✓ Packing sudah dicek
✓ Berat dan ukuran sudah dicatat
✓ Alamat penerima sudah benar
✓ Nomor penerima aktif
✓ Data pengiriman sudah disimpan

Tidak perlu lama. Yang penting semua informasi dasar sudah sesuai dengan barang yang benar-benar akan dikirim.

Baca Juga :Cara Hitung Volume Barang untuk Pengiriman Cargo dan Jasa Ekspedisi

Jangan Menunggu Ada Masalah Baru Mengecek

Mengirim barang besar memang membutuhkan persiapan lebih dibanding mengirim satu paket kecil.

Bukan berarti prosesnya harus dibuat rumit. Justru dengan mengecek beberapa hal sederhana dari awal, kamu bisa mengurangi kemungkinan harus mencari data lagi setelah barang diserahkan.

Apalagi kalau pengirimannya terdiri dari banyak koli. Semakin banyak barang, semakin penting catatan yang rapi.

Lagi Siap Kirim Barang Besar?

Kalau barangmu sudah siap, jangan langsung buru-buru berangkat.

Cek sekali lagi jumlah barang, kondisi packing, ukuran, alamat penerima, dan informasi pengirimannya. Setelah semuanya sesuai, barulah proses pengiriman bisa dilanjutkan.

Karena dalam pengiriman barang besar, hal kecil yang dicek dari awal bisa membuat prosesnya jauh lebih mudah.